Ribuan orang menyambut kedatangan bupati dan wakil bupati Deno Kamelus-Victor Madur, Kamis (18/2/2016). Foto: Ardy Abba/Floresa

Sambil menyanyikan lagu kampanye Deno-Madur, mereka berteriak melecehkan Hery Nabit. Tak hanya itu, dua orang pemuda mendatangi Toko Monas milik Hery Nabit untuk menemuinya.

Saat itu, Hery sedang berada di rumahnya yang terletak di belakang Toko Monas. Kedua pemuda itu dikabarkan memaki-maki Hery sebelum akhirnya mereka melanjutkan konvoi di jalan Trans Flores Mena-Ruteng.

Situasi di sore itu pun tampak mencekam. Ratusan pihak keamanan dari Polres Manggarai pun berjaga-jaga di lokasi kejadian. Sementara, ratusan pendukung Hery-Adolf sambil memegang parang dan pentulan kayu bersiap-siap di samping kompleks kediaman Hery. Saat itu mereka menuntut pihak keamanan agar segera menangkap pelaku yang sempat membuat onar dan memaki-maki Hery. Beruntung kejadian menegangkan tersebut berhasil diredam aparat keamanan dari Polres Manggarai.

Misa Syukur Mewah, Deno- Madur Dikritik

Selanjutnya, pada Senin (22/2/2016), pasangan ini mengggelar misa syukur di kantor bupati Manggarai yang juga terkesan sangat mewah.

Marsel Gunas, mantan ketua Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik (PMKRI) Cabang Ruteng menilai euforia dan misa syukur dengan kemasan mewah tersebut dinilai sangat berlebihan.