Salah satu titik longsor di jalur Reo-Ruteng. (Foto: Facebook Marselinus Berahi)

Ruteng, Floresa.co – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Manggarai – Flores, NTT dan sekitarnya selama beberapa hari ini menyebabkan terjadi bencana alam.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Managgarai, Gaspar Wuar mengungkapkan selama musim hujan beberapa minggu ini setidaknya sudah terjadi longsor di beberapa ruas jalan di Manggarai.

“Banyak titik longsor dimana-mana, yang lokal sifatnya di ruas-ruas jalan kabupaten, yang harus diantisipasi cepat,”ujarnya saat berbincang dengan Floresa.co, Senin (1/2/2016).

BACA Juga: Ini Titik-Titik Longsor di Jalur Reo-Ruteng

Di jalur Reo-Ruteng saja kata dia setidaknya ada 20 lebih titik longsor besar. Belum termasuk longsor kecil.

“Yang besar itu di Tengku Tok”ujarnya.

Selain di ruas jalan Reo-Ruteng, menurutnya, minggu lalu juga terjadi longsor di ruas jalan Rangkas-Pinggang di Desa Rado, Kecamatan Cibal.

“Itu satu rumah terkena longsor,”ujarnya.

Sempat juga dilaporkan terjadi bencana banjir di Reo. Tapi menurut Gaspar, ketika Minggu kemarin, BPBD bersama penjabat bupati Manggarai Marius Ardu Jelamu meninjau ke Reo, kondisinya sudah kering.

“Kita himbau camat untuk melapor setiap kejadian bencana yang ada di wilayah masing-masing,”ujarnya.

Sejauh ini, kata dia dari kecamatan Satar Mese, Satar Mese Barat, Satar Mese Utara dan Lelak belum ada laporan bencana yang masuk. (Petrus D/PTD/Floresa)