BerandaNUSANTARAKementerian Pariwisata Gelar Lomba...

Kementerian Pariwisata Gelar Lomba Tulisan, Total Hadiah Rp 500 Juta

Jakarta, Floresa.co – Kementerian Pariwisata menyediakan hadiah senilai Rp 100 juta untuk penulis terbaik (best of the best) lomba karya tulis bertema bahari yang diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Pers Nasional (HPN) 2016 di Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Adapun total hadiah untuk semua pemenang sebesar Rp 500 juta.

Hal itu disampaikan Menteri Pariwisata Arief Yahya ketika bertemu dengan Panitia HPN 2016 yang dipimpin Penanggung Jawab HPN 2016 Margiono di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Selasa siang (5/1).

Juga hadir dalam pertemuan itu Asisten III Gubernur NTB bidang Administrasi Umum dan Kesra, H. Lalu Syafii, Ketua Dewan Kehormatan Daerah Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) NTB Ismail Husni dan Ketua PWI NTB Sukisman.

“Lomba ini kami selenggarakan untuk mendorong kecintaan masyarakat umum dan khususnya wartawan pada dunia bahari dan wisata nusantara,” ujar Menteri Arief Yahya.

Menurutnya, wartawan dan media adalah satu elemen penting dalam konsep pentahelix atau segilima yang dikembangkan Kementerian Pariwisata untuk mendorong dan meningkatkan sektor pariwisata di tanah air.

PUBLIKASI TERKINI

Baca Juga

Wawancara Suster Virgula SSpS: “Percaya Sepenuhnya Kepada Tuhan”

Floresa.co - Nama Sr Virgula Schmitt SSpS (87) sangat akrab bagi...

Begini Cara Buat Kandang Babi Sederhana, Tapi Bebas Bau dan Lalat

Floresa.co - Sebagian besar keluarga di Nusa Tenggara Timur (NTT) memelihara babi....

Pastor John Prior: Vatikan Harus Buka Hasil Penyelidikan Kasus Moral Kaum Klerus

Floresa.co - Pastor John Mansford Prior SVD, dosen di Sekolah Tinggi...

“Anak-anak Kami Lapar,” Keluh Petani di Manggarai Barat yang Terancam Gagal Tanam Karena Bendungan Rusak

Bendungan Wae Cebong merupakan sumber air bagi irigasi untuk ratusan hektar sawah di area Persawahan Satar Walang, milik warga Desa Compong Longgo, desa yang berjarak 14 kilometer ke arah selatan dari Labuan Bajo.

“Pak Jokowi, Bunuh Saja Kami,” Protes Warga Labuan Bajo yang Kembali Hadang Penggusuran Lahan oleh BPO-LBF

"Kami tidak sedang berdemontrasi, tetapi (sedang) pertahankan tanah kami," kata warga.

Babi Makin Tambun, Dompet Anda pun Bertambah Tebal

Floresa.co - Selain kandang, aspek yang tak kalah penting ketika memelihara babi...

Warga dan BPO-LBF dalam Polemik Bowosie: Hidup Rentan di Moncong Negara

"Membaca kasus Racang Buka, kita dapat menarik benang merah antara dominasi negara neoliberal dan penghancuran ruang hidup warga. Maraknya investasi sektor privat menunjukkan bahwa negara tidak lagi menjadi wadah penjamin kesejahteraan, tetapi malah menjadi racun bagi hidup warganya."

Kami Cemas dan Takut Karena Proyek Ini Terus Dipaksakan, Kata Warga Wae Sano di Hadapan Bank Dunia

"Kami yakin bahwa Bank Dunia tidak ingin terlibat dalam proses pembangunan yang penuh dengan intimidasi dan potensi kekerasan,” demikian pernyataan warga.