BerandaARTIKEL UTAMAJalan Menuju Objek Wisata...

Jalan Menuju Objek Wisata Alam 17 Pulau di Riung Memprihatinkan

Bajawa Floresa.co – Jalan dari kota Bajawa, Ibu Kota Kabupaten Ngada – Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) menuju objek wisata alam 17 Pulau di Kecamatan Riung rusak parah. Pemerintah Ngada tampaknya sudah lama tidak memperhatikan kondisi jalan tersebut.

Pantauan Foresa.co, Senin (4/1/2016), hampir di sepanjang jalan, mudah menemukan lubang yang cukup dalam dan lebar. Sementara itu, di sisi kiri dan kanan jalan, penuh dengan pohon dan rumput yang tidak ditebang atau dibersihkan.

Akibatnya, badan jalan menjadi sempit.

Lenty, warga Riung mengatakan, sudah hampir dua tahun jalan ini tidak diurus pemerintah.

Padahal, jalan ini merupakan akses tercepat bagi wisatawan baik domestik maupun mancanegara untuk menikmati keindahan pesona alam 17 Pulau.

“Banyak wisatawan batal berkunjung ke objek wisata dengan alasan jalan becek, berlubang dan rusak parah,” ujarnya.

Akibat kondisi jalan yang tak terawat ini, menurutnya, ada juga angkutan pariwisata yang lebih memilih rute dari Bajawa ke Mbai, baru ke Riung.

Waktu tempuhnya memang menjadi lebih lama yaitu sekitar 6-7 jam. Padahal, bila mengikuti rute Bajawa-Soa-Riung,maka waktu tempuh hanya 2-3 jam.

PUBLIKASI TERKINI

Baca Juga

Sejarah Kekuasaan di Manggarai Raya, dari Perang Todo vs Cibal, Hingga Pilkada Langsung

Floresa.co - Tahun 2015, menjadi momentum penting bagi Kabupaten Manggarai dan...

Data: Manggarai Raya Jadi Lumbung Padi untuk NTT

Floresa.co- Tiga kabupaten di Flores bagian barat yaitu Manggarai Timur, Manggarai,...

Kisah Suami Istri Tuna Netra di Labuan Bajo Menyambung Hidup dengan Klinik Pijat

  Labuan Bajo, Floresa.co -Keterbatasan fisik tak membuat pasangan suami istri Simon...

Inikah Penyebab Provinsi Flores Gagal Terbentuk Tahun 1956?

Floresa.co - Gagasan pembentukan provinsi Flores masih terus bergema hingga kini....

PMKRI Pertanyakan Jembatan Ra’a Sali di Sikka yang Ditelantarkan Kontraktor

Maumere, Floresa.co - Pembangunan jembatan Ra’a Sali di Dusun Wolofeo, Desa...

Rektor Universitas Tribuana Kalabahi Minta Polisi Segera Tangkap Pelaku Pembunuhan Yosten Illu

Kalabahi, Floresa.co - Rektor Universitas Tribuana Kalabahi, Fredrik A. Kande, mendesak...

Oknum Tentara Yang Diberitakan Memukul Bocah SD di Maumere  Berdamai Dengan Korban

Maumere, Floresa.co -  Kodim 1603  Sikka mengklarifikasi pemberitaan Floresa.co  yang sebelumnya...

Tiga Pekan Terakhir, Terjadi Tiga Pembunuhan Misterius di Alor

Kalabahi, Floresa.co - Tiga pekan terakhir sejak akhir Desember 2014, sudah...