Deno menambahkan, masyarakat Manggarai baru saja melewati pesta demokrasi dan tentu saja setiap orang bisa memiliki pilihan berbeda saat pencoblosan 9 Desember lalu.

“Saya paham perbedaan pilihan sedikit mengganggu kebersamaan kita. Untuk itu perlu rekonsiliasi. Perlu kedewasaan, keiklasan, kenegarawanan semua pihak untuk kepentingan rakyat,” pintanya.

Ke depan, demikian Deno, pihaknya akan melanjutkan pembangunan daerah Manggarai secara bertahap.

Ia bersama Victor akan perlahan-lahan mengurangi angka kemiskinan, dimana dalam catatannya masih terdapat 5.702 rumah tangga (RT) kategori sangat miskin, 8.211 RT kategori miskin, 5.894 kategori hamper miskin, kategori rentan miskin lainnya sebanyak 23.038 RT.

Untuk ,emerangi kemiskinan, jelasnya, mereka akan melakukan sejulah upaya, antara lain melanjutkan pembangunan di semua sektor, pengelolaan penerimaan dan pengeluaran dearah yang berkualitas dengan alokasi pembelajaan tetap lebih besar, menata kembali peran birokrasi dan meningkatkan kerjasama dengan tokoh-tokoh agama. (Ardy Abba/ARL/Floresa)