Bupati Agustinus Ch Dula (Foto: Ist)

Labuan Bajo, Floresa.co – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Manggarai Barat – Flores, sudah menggelar rapat pleno perhitungan suara dari 11 kecamatan, Kamis (17/12/2015).

Dari hasil pleno ini, pasanga calon bupati dan wakil bupati, Agustinus Ch Dula dan Maria Geong unggul dengan perolehan suara sebanyak 29.358 suara atau 25,45% dari total suara sah.

Perolehan suara pasangan nomor urut satu ini terpaut 4.613 suara dengan peraih suara terbanyak kedua yaitu pasangan Ferdinandus Pantas-Yohanes Dionisius Hapan.

Pasangan nomor urut lima itu memperoleh 24.745 suara atau 21,45%.

Bila tak ada sengketa yang diajukan ke pengadilan, maka Dula dipastikan kembali memimpin Manggarai Barat lima tahun ke depan.

“Lanjutkan apa yang sudah dibuat; yang belum dibuat,itu harus kita tuntaskan. Yang kurang, diperbaiki; yang sudah, kita tingkatkan,”ujar Dula kepada Floresa.co, Jumat (18/12/2015),┬áketika ditanya agenda lima tahun ke depan.

Dula mengatakan yang membanggakan dirinya saat ini adalah pembangunan di sektor kesehatan karena sudah dibangun rumah sakit internasional milik Lippo Group yaitu Rumah Sakit Siloam. “Februari katanya, rumah sakit ini beroperasi,”ujarnya.

Rumah sakit pratama yang dibangun dengan menggunakan dana APBN juga rencananya kata Dula akan selesai Desember ini.

Sedangkan untuk rumah sakit daerah, kata dia, di APBD 2016 dianggarkan dana sebanyak Rp 16 miliar. “Di 2015 ini kita baru sampai pada perencanaan ulang,”ujarnya.

Lima tahun ke depan, kata dia, juga akan bertekad menuntaskan pembangunan jalan untuk membuka akses beberapa kawasan terpencil.

Demikian juga masalah air minum dalam kota Labuan Bajo. Menurutnya, yang perlu dibenahi adalah manajemen Perusahaan Daerah Air Minum.

Pemda katanya akan menyuntikan dana hibah Rp 1 miliar untuk PDAM agar bisa membenahi jaringan pipa ke pemukiman.

Berduet dengan wakil yang baru, menurut Dula juga akan lebih baik. Karena merupakan perpaduan antara dirinya yang berpengalaman selama 10 tahun di Manggarai Barat dan wakil baru yang memiliki kemapuan di bidang pertanian dan peternakan.

“Apalagi dia seorang wanita, pasti lebih mau kerja-kerja saja, dari pada sibuk konflik, sibuk persaiangan,”ujar Dula. (Petrus D/PTD/Floresa)