Bupati Manggarai Timur, Yosep Tote meninjau maket bangunan RSUD Matim

Borong, Floresa.co – Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Timir – Flores mengalokasiokan dana Rp 10 miliar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2016 untuk pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

Rencananya, rumah sakit ini akan dibangun di kompleks kantor bupati di Lehong. Pembangunannya dilakukan secara bertahap selama tiga tahun hingga 2018.

Bupati Manggarai Timur, Yosep Tote saat menghadiri seminar presentasi produk perencanaan dan detailed enginering design RSUD Matim yang berlangsung di aula lantai 2 kantor bupati, Kamis (17/12/2015), mengungkapkan dana Rp 10 miliar digunakan untuk membangun poli rawat jalan.

Sedangkan pembangunan gedung lainnya akan diusulkan dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK).

Saat meninjau maket bangunanan RSUD yang ditampilkan di seminar itu, Tote berterima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu selama proses pra-persiapan, terutama Dinas Kesehatan yang telah bekerja ekstra keras untuk mewujudkan RSUD Matim demi meningkatkan drajat kesehatan masyarakat.

Turut hadir dalam seminar tersebut Indra dari PT Etika Prana Surabaya, sebagai konsultan perencana proyek pembangunan RSUD Matim.

Selain itu, hadir juga utusan dari instasi Kabupaten Matim terkait, yakni, dinas Pekerjaan Umum (PU), Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD), pihak PLN, Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), Eselon 3 Dinkes, Camat Borong, Bappeda, Inspektorat, Administrasi Pembangunan, Tatapem, Infokom, dan tokoh masyarakat.

Kristiani Agas, Pejabat Pembuat Komitment (PPK) mengatakan, RSUD Matim akan dibangun di atas lahan seluas 6,13 hektar di kompleks Lehong.

Dia mengatakan total lahan untuk pembangunan gedung seluas 3,5 hektar. Sementara sisanya digunakan untuk halaman dan kemungkinan pembangunan lain ke depannya.(Ardy Abba/PTD/Floresa)