Ratusan massa unjuk rasa di depan kantor Panwaslu Manggarai, Rabu (16/12). (Foto: Ardy Abba/Floresa)

Ruteng,Floresa.co – Suasana kota Ruteng, ibu kota Kabupaten Manggarai – Flores, Nusa Tenggara Timur, Rabu (16/12/2015), kembali disemarakan dengan aksi demontransi dari pendukung pasangan Herybertus GL Nabit-Adolfus Gabur.

Massa yang berunjuk rasa di depan kantor Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Manggarai ini mendesak pencoblosan ulang di Kecamatan Satar Mese.

Sebelumnya, pada Sabtu akhir pekan lalu unjuk rasa dengan tuntutan yang sama juga sudah dilakukan di di depan kantor Panwaslu.

Demonstrasi hari ini sejumlah orator aksi yang mengatasnamakan rakyat Manggarai pencari keadilan itu membeberkan sejumlah data-data kejanggalan Pilkada Manggarai 9 Desember lalu.

Menurut mereka, Pilkada pada 9 Desember lalu KPUD dan Panwaslu telah melakukan pelanggaran, seperti, sebanyak 11.275 orang di Kecamatan Satar Mese Barat tidak ikut mencoblos lantaran surat panggilan atau C-6 tidak dibagikan. Dengan tidak dilayani, diikutsertakan dalam Pilkada tanggal 9 Desember 2015.

Selain itu, beberapa pemilih di Kecamatan tersebut ditemukan masih di bawah umur dan adanya pembukaan gembok kota suara sebelum memulai pleno rekapitulasi suara di Kecamatan Satar Mese.

Marsel Samsudin, salah seorang orator perwakilan rakyat Satar Mese menegaskan, masyarakat Manggarai sangat membutuhkan seorang pemimpin yang lahir dari proses yang baik.