BerandaARTIKEL UTAMAIni Kata Pengacara Robert...

Ini Kata Pengacara Robert Gasa Terkait Tudingan Penculikan Marsel Jeramun

Ruteng, Floresa.co – Kasus yang menimpah Marselinus Jeramun, seorang anggota DPRD Manggarai Barat (Mabar) saat dalam perjalanan pulang dari Kecamatan Ndoso menuju Labuan Bajo pada Jumat (11/12) akhir pekan lalu, hingga kini masih ditangani pihak kepolisian resort Manggarai-Flores, Nusa Tenggara Timur.

Dalam laporannya ke polisi, Marsel mengaku, ia dihadang oleh beberapa orang yang mengendarai kendaraan roda empat jenis dump truk di Puar Lewe- Golo Worok, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai saat pulang melakukan resesnya di Kecamatan Ndoso.

Menurut Marsel, ia dipaksa untuk menumpangi kendaraan yang sudah disiapkan pelaku. Dalam perjalanan pulang menuju Labuan Bajo, ia dipaksa menandatangani surat pernyataan yang berisikan bahwa ia telah melakukan politik uang di Kecamatan Ndoso untuk memenangkan pasangan calon bupati dan wakil bupati Mabar, Agustinus Ch Dula-Maria Geong.

Atas kejadian menimpahnya, politikus PAN itu kemudian melaporkan yang ia alami ke Polres Mabar pada Minggu, (13/12) yang menyeret pelaku di antaranya Robert Gasa dan beberapa pelaku lainnya.

PUBLIKASI TERKINI

Baca Juga

Wawancara Suster Virgula SSpS: “Percaya Sepenuhnya Kepada Tuhan”

Floresa.co - Nama Sr Virgula Schmitt SSpS (87) sangat akrab bagi...

Begini Cara Buat Kandang Babi Sederhana, Tapi Bebas Bau dan Lalat

Floresa.co - Sebagian besar keluarga di Nusa Tenggara Timur (NTT) memelihara babi....

Pastor John Prior: Vatikan Harus Buka Hasil Penyelidikan Kasus Moral Kaum Klerus

Floresa.co - Pastor John Mansford Prior SVD, dosen di Sekolah Tinggi...

“Anak-anak Kami Lapar,” Keluh Petani di Manggarai Barat yang Terancam Gagal Tanam Karena Bendungan Rusak

Bendungan Wae Cebong merupakan sumber air bagi irigasi untuk ratusan hektar sawah di area Persawahan Satar Walang, milik warga Desa Compong Longgo, desa yang berjarak 14 kilometer ke arah selatan dari Labuan Bajo.

Babi Makin Tambun, Dompet Anda pun Bertambah Tebal

Floresa.co - Selain kandang, aspek yang tak kalah penting ketika memelihara babi...

“Pak Jokowi, Bunuh Saja Kami,” Protes Warga Labuan Bajo yang Kembali Hadang Penggusuran Lahan oleh BPO-LBF

"Kami tidak sedang berdemontrasi, tetapi (sedang) pertahankan tanah kami," kata warga.

Warga dan BPO-LBF dalam Polemik Bowosie: Hidup Rentan di Moncong Negara

"Membaca kasus Racang Buka, kita dapat menarik benang merah antara dominasi negara neoliberal dan penghancuran ruang hidup warga. Maraknya investasi sektor privat menunjukkan bahwa negara tidak lagi menjadi wadah penjamin kesejahteraan, tetapi malah menjadi racun bagi hidup warganya."

Kami Cemas dan Takut Karena Proyek Ini Terus Dipaksakan, Kata Warga Wae Sano di Hadapan Bank Dunia

"Kami yakin bahwa Bank Dunia tidak ingin terlibat dalam proses pembangunan yang penuh dengan intimidasi dan potensi kekerasan,” demikian pernyataan warga.