BerandaPOLITIKTerkait Kasus Marsel Jeramun,...

Terkait Kasus Marsel Jeramun, Polisi Jemput Putra Maxi Gasa

Floresa.co – Aparat dari Polres Manggarai menjemput Robert Gasa, putra dari Maksimus Gaza pada Selasa (15/12/2015), untuk dimintai keterangan terkait kasus yang dilaporkan Marselinus Jeramun, anggota DPRD Manggarai Barat (Mabar).

Robert dijemput di rumahnya  di Jalan Padang SMIP, Labuan Bajo sekitar pukul 20.00 Wita.

Sebelum berangkat ke Ruteng, Robert dan para polisi singgah untuk berkordinasi dengan Polres Mabar di Labuan Bajo.

BACA: Orang Dekat Maxi Gasa Terlibat Dalam Kasus Marsel Jeramun

Kapolres Manggarai Barat, AKBP Supiyanto, yang dihubungi Floresa.co, mengatakan Robert ditahan untuk pemeriksaan awal.

Jika nanti dalam proses pemeriksan ada ditemukan unsur-unsur yang melanggar huku, maka Robert pasti ditahan.

“Prosesnya pertama dilakukan penangakapan, karena diduga tersangka. Kalau memang terbukti dan masuk dalam unsur (pelanggaran), maka ia ditahan. Yang ditangkap baru satu orang,” katanya.

Kasus ini, kata Supiyanto ditangani Polres Manggarai karena lokasi kejadian di wilayah Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai.

Menurutnya, sebelum di tahan pihak Polres Mabar sudah melakukan koordinasi dengan Polres Mabar.

PUBLIKASI TERKINI

Baca Juga

Wawancara Suster Virgula SSpS: “Percaya Sepenuhnya Kepada Tuhan”

Floresa.co - Nama Sr Virgula Schmitt SSpS (87) sangat akrab bagi...

Begini Cara Buat Kandang Babi Sederhana, Tapi Bebas Bau dan Lalat

Floresa.co - Sebagian besar keluarga di Nusa Tenggara Timur (NTT) memelihara babi....

Pastor John Prior: Vatikan Harus Buka Hasil Penyelidikan Kasus Moral Kaum Klerus

Floresa.co - Pastor John Mansford Prior SVD, dosen di Sekolah Tinggi...

“Anak-anak Kami Lapar,” Keluh Petani di Manggarai Barat yang Terancam Gagal Tanam Karena Bendungan Rusak

Bendungan Wae Cebong merupakan sumber air bagi irigasi untuk ratusan hektar sawah di area Persawahan Satar Walang, milik warga Desa Compong Longgo, desa yang berjarak 14 kilometer ke arah selatan dari Labuan Bajo.

“Pak Jokowi, Bunuh Saja Kami,” Protes Warga Labuan Bajo yang Kembali Hadang Penggusuran Lahan oleh BPO-LBF

"Kami tidak sedang berdemontrasi, tetapi (sedang) pertahankan tanah kami," kata warga.

Babi Makin Tambun, Dompet Anda pun Bertambah Tebal

Floresa.co - Selain kandang, aspek yang tak kalah penting ketika memelihara babi...

Warga dan BPO-LBF dalam Polemik Bowosie: Hidup Rentan di Moncong Negara

"Membaca kasus Racang Buka, kita dapat menarik benang merah antara dominasi negara neoliberal dan penghancuran ruang hidup warga. Maraknya investasi sektor privat menunjukkan bahwa negara tidak lagi menjadi wadah penjamin kesejahteraan, tetapi malah menjadi racun bagi hidup warganya."

Kami Cemas dan Takut Karena Proyek Ini Terus Dipaksakan, Kata Warga Wae Sano di Hadapan Bank Dunia

"Kami yakin bahwa Bank Dunia tidak ingin terlibat dalam proses pembangunan yang penuh dengan intimidasi dan potensi kekerasan,” demikian pernyataan warga.