BerandaARTIKEL UTAMAKapolda NTT: Rekapitulasi Suara...

Kapolda NTT: Rekapitulasi Suara dari Satar Mese Digelar di KPUD Manggarai

Floresa.co – Karena situasi keamanan yang sempat tidak kondisif, rekapitulasi suara dari Kecamatan Satar Mese dan Satar Mese Barat di Kabupaten Manggarai dilakukan di kantor KPUD di Ruteng, Senin (14/12/2015).

Kepala Kepolisian Daerah NTT, Brgijen Pol Endang Sunjaya mengatakan siatuasi keamanan di Satar Mese sudah dapat dikendalikan.

“Sudah dapar dikendalikan. Dan kemarin, kotak suara dan dokumen dari Satar Mese dan Satar Mese Barat sudah didorong ke KPUD,”ujar Endang kepada Floresa.co, Senin (14/12/2015).

Endang mengatakan massa pemrotes sempat menghadang pemindangan kotak suara dan dokumen itu ke Ruteng. Namun, kata dia, bisa dikendalikan.

“Sekarang persiapan perhitungan oleh PPK di KPUD,”ujarnya.

Endang mengatakan secara keseluruhan aparat kepolisian yang disiapkan untuk mengamankan proses perhitungan di KPUD sebanyak 500 personil. (Petrus D/PTD/Floresa)

PUBLIKASI TERKINI

Baca Juga

Wawancara Suster Virgula SSpS: “Percaya Sepenuhnya Kepada Tuhan”

Floresa.co - Nama Sr Virgula Schmitt SSpS (87) sangat akrab bagi...

Begini Cara Buat Kandang Babi Sederhana, Tapi Bebas Bau dan Lalat

Floresa.co - Sebagian besar keluarga di Nusa Tenggara Timur (NTT) memelihara babi....

Pastor John Prior: Vatikan Harus Buka Hasil Penyelidikan Kasus Moral Kaum Klerus

Floresa.co - Pastor John Mansford Prior SVD, dosen di Sekolah Tinggi...

“Anak-anak Kami Lapar,” Keluh Petani di Manggarai Barat yang Terancam Gagal Tanam Karena Bendungan Rusak

Bendungan Wae Cebong merupakan sumber air bagi irigasi untuk ratusan hektar sawah di area Persawahan Satar Walang, milik warga Desa Compong Longgo, desa yang berjarak 14 kilometer ke arah selatan dari Labuan Bajo.

“Pak Jokowi, Bunuh Saja Kami,” Protes Warga Labuan Bajo yang Kembali Hadang Penggusuran Lahan oleh BPO-LBF

"Kami tidak sedang berdemontrasi, tetapi (sedang) pertahankan tanah kami," kata warga.

Babi Makin Tambun, Dompet Anda pun Bertambah Tebal

Floresa.co - Selain kandang, aspek yang tak kalah penting ketika memelihara babi...

Warga dan BPO-LBF dalam Polemik Bowosie: Hidup Rentan di Moncong Negara

"Membaca kasus Racang Buka, kita dapat menarik benang merah antara dominasi negara neoliberal dan penghancuran ruang hidup warga. Maraknya investasi sektor privat menunjukkan bahwa negara tidak lagi menjadi wadah penjamin kesejahteraan, tetapi malah menjadi racun bagi hidup warganya."

Kami Cemas dan Takut Karena Proyek Ini Terus Dipaksakan, Kata Warga Wae Sano di Hadapan Bank Dunia

"Kami yakin bahwa Bank Dunia tidak ingin terlibat dalam proses pembangunan yang penuh dengan intimidasi dan potensi kekerasan,” demikian pernyataan warga.