BerandaARTIKEL UTAMATim Gusti-Maria Mengaku Bagi-bagi...

Tim Gusti-Maria Mengaku Bagi-bagi Uang

Floresa.co – Marselinus Jeramun, salah satu anggota tim pemenangan pasangan calon bupati dan wakil bupati Manggarai Barat (Mabar) – Flores, Agustinus Ch Dula-Maria Geong mengaku terlibat dalam praktek politik uang.

Pengakuan tersebut tercantum dalam surat pernyataan yang sudah ia tanda tangani di atas meterai saat dilapor ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Mabar pada Kamis (11/12/2015).

Dalam surat tersebut,  Marsel mengatakan, “telah melakukan upaya pemenangan terhadap Paket Gusti- Maria, dengan  cara membayar wajib pilih di seluruh dapil II (Kecamatan Macang Pacar, Kuwus dan Ndoso – red), senilai RP. 200.000 setiap wajib pilih.”

Ia mengaku melakukan hal itu bersama anggota tim lainnya, yaitu Salvi Bada dan Didi Asmon.

Dalam surat tersebut, ia juga menegaskan, sumber dana berasal dari Gusti-Maria.

Keterangan lain dari Marsel menyebutkan bahwa pada Kamis, 11 Desember pukul 12.00 Wita, ia masuk ke dalam ruangan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Ndoso di Tentang, mengantar uang sebanyak Rp 3.500.000 untuk diberikan kepada ketua dan anggota PPK.

Informasi yang dihimpun Floresa.co, sebelum dibawa ke Panwas, Marsel dicegat oleh massa dari pendukung pasangan calon Maximus Gasa-Abdulah Asis di Goloworok Kecamatan Ruteng, pada Kamis.

PUBLIKASI TERKINI

Baca Juga

Begini Cara Buat Kandang Babi Sederhana, Tapi Bebas Bau dan Lalat

Floresa.co - Sebagian besar keluarga di Nusa Tenggara Timur (NTT) memelihara babi....

Walhi NTT Ingatkan Pemerintah Berhenti Khianati Mandat Cagar Biosfer TN Komodo

“TN Komodo yang telah berjalan 42 tahun gagal untuk menjalankan tiga mandat utama cagar biosfer yakni pelestarian keanekaragaman hayati/satwa, peningkatan kesejahteraan ekonomi rakyat dengan mekanisme ekonomi ramah lingkungan dan berkeadilan dan pemuliaan kebudayaan rakyat,” kata Walhi NTT

Polisi yang Kembali dari Labuan Bajo Usai Kawal Aksi Mogok Kecelakaan

Sumber Floresa.co di Waelengga mengatakan, bus bernomor polisi EB 7004 DK tersebut terbalik di Teku Teang, arah barat Waelengga sekitar pukul 20.00 Wita.

Potret Sejarah Manggarai dalam Sejarah Nusantara: Sebuah Studi Literatur

Catatan editor: Tulisan ini merupakan karya dari Vianney Andro Prasetyo, seorang...

Mengolah Kemiri Agar Harganya Selangit

Oleh: F RAHARDI Provinsi Nusa Tenggara Timur,khususnya Pulau Flores, Pulau Adonara, Pulau Solor...

Hari Pertama Aksi Mogok Pariwisata di Labuan Bajo: Pegiat Wisata Ditangkap dan Dipukuli Aparat, Situasi Mencekam

Suasana kota tidak ramai seperti biasanya, di mana bandara sepi dan pelabuhan tidak beroperasi. Wisatawan yang tiba di Bandara Komodo Labuan Bajo terpaksa dijemput dengan angkutan umum yang dikendarai polisi.

Babi Makin Tambun, Dompet Anda pun Bertambah Tebal

Floresa.co - Selain kandang, aspek yang tak kalah penting ketika memelihara babi...

Kacaunya Tata Kelola TN Komodo: Penuh Kepentingan Bisnis, Minim Aksi Konservasi, dan Menyisihkan Warga Setempat

Pengembangan konservasi dan pariwisata juga harus menjamin keikutsertaan aktif serta distribusi keadilan bagi warga di dalam dan sekitar kawasan. Harapannya, mata pencaharian mereka tidak dicaplok oleh kepentingan elit bisnis dan politik.