Ilustrasi

Floresa.co – Perhitungan suara Pilkada Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) – Flores di Kecamatan Ndoso diwarnai kericuhan.

Diduga, keributan terjadi ketika sejumlah massa mendatangi kantor camat saat proses rekapitulasi berlangsung.

Informasi yang dihimpun Floresa.co, massa yang hadir menolak perhitungan suara karena tidak melibatkan beberapa saksi dari tiga pasangan calon.

Yulin, Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Ndoso mengatakan kepada Floresa.co via telepon seluler, sebelum melakukan rekapitulasi, mereka sudah berkordinasi dengan Panitia Pengawas (Panwas).

“Setelah kordinasi dengan Panwas kecamatan, kita putuskan untuk memulai perhitungan dan Panwas menyetujui,” kata Yulin

Menurutnya, mereka sudah berupaya mengirim undangan, namun tidak mengetahui alamat sekertariat dari paslon tersebut.

“Kita rekap dua desa, yakni Desa Waning dan Tehong saat tiba-tiba masa datang,”

Yulin membeberkan,ketegangan dimulai ketika ada sekitar dua orang masuk kedalam ruangan.