BerandaPILIHAN EDITORTim Hery-Adolf Lapor Sekda...

Tim Hery-Adolf Lapor Sekda Manggarai Ke Panwaslu

Ruteng, Floresa.co – Tim advokasi pasangan Herybertus GL Nabit dan Adolfus Gabur (Paket Hery-Adolf), calon bupati dan wakil bupati mengadukan Manseltus Mitak, Sekretaris Daerah (Sekda) Manggarai, ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) karena diduga tidak netral sebagai Pegawai Negeri Sipil dan telah melakukan pelanggaran dalam proses Pilkada.

Sipri Ngganggu, salah seorang tim advokasi paket Hery-Adolf menyebutkan, Manseltus diduga terlibat dalam pertemuan dengan sejumlah tim sukses dan pasangan calon nomor urut satu, Deno Kamelus dan Victor Madur (Deno-Madur) di Restoran Spring Hill, Kelurahan Mbau Muku, Kecamatan Langke Rembong pada 6 November lalu.

Pertemuan itu dilakukan sehari sebelum kampanye akbar Deno-Madur di lapangan Motang Rua-Ruteng.

Kata Sipri, pertemuan saat itu menghadirkan beberapa juru kampanye nomor urut satu, yakni, termasuk mantan bupati Christian Rotok dan Ketua DPD Gerindra NTT, Eston Funay.

“Pertemuan itu pada jam kantor dan mengenakan atribut PNS,” kata Sipri kepada para wartawan saat mendatangi kantor Panwaslu Manggarai, Rabu (18/11/2015).

Ia menambahkan, dalam pertemuan yang berlangsung pada pukul 13.00 Wita itu, Manseltus didampingi ajudannya.

Pihak Hery-Adolf sudah menyiapkan sejumlah saksi yang merekam langsung pertemuan tersebut.

Sebagaimana disaksikan Floresa.co, tim advokasi paket Hery -Adolf yang mendatangi Panwaslu, masing-masing, Sipri Ngganggu, Yance Janggat dan Bernadus Dadus.

Mereka tiba di kantor Panwaslu Manggarai sekitar pukul 12.00 wita dan diterima langsung oleh ketua Panwaslu, Ino Jewaru.

Usai menerima tim Hery-Adolf, Ino mengatakan, mereka hanya menyerahkan surat terkait keterlibatan Manseltus dalam pertemuan pada 6 November itu.

Untuk kelancaran proses dan memenuhi aturan maka pelapor sudah disarankan untuk mengisi formulir secara resmi.

Pada hari ini, Kamis, jelasnya, pihak pelapor menyerahkan formulir laporan resmi itu. (Ardy Abba/ARL/Floresa)

PUBLIKASI TERKINI

Baca Juga

Wawancara Suster Virgula SSpS: “Percaya Sepenuhnya Kepada Tuhan”

Floresa.co - Nama Sr Virgula Schmitt SSpS (87) sangat akrab bagi...

Begini Cara Buat Kandang Babi Sederhana, Tapi Bebas Bau dan Lalat

Floresa.co - Sebagian besar keluarga di Nusa Tenggara Timur (NTT) memelihara babi....

Pastor John Prior: Vatikan Harus Buka Hasil Penyelidikan Kasus Moral Kaum Klerus

Floresa.co - Pastor John Mansford Prior SVD, dosen di Sekolah Tinggi...

“Anak-anak Kami Lapar,” Keluh Petani di Manggarai Barat yang Terancam Gagal Tanam Karena Bendungan Rusak

Bendungan Wae Cebong merupakan sumber air bagi irigasi untuk ratusan hektar sawah di area Persawahan Satar Walang, milik warga Desa Compong Longgo, desa yang berjarak 14 kilometer ke arah selatan dari Labuan Bajo.

“Pak Jokowi, Bunuh Saja Kami,” Protes Warga Labuan Bajo yang Kembali Hadang Penggusuran Lahan oleh BPO-LBF

"Kami tidak sedang berdemontrasi, tetapi (sedang) pertahankan tanah kami," kata warga.

Babi Makin Tambun, Dompet Anda pun Bertambah Tebal

Floresa.co - Selain kandang, aspek yang tak kalah penting ketika memelihara babi...

Warga dan BPO-LBF dalam Polemik Bowosie: Hidup Rentan di Moncong Negara

"Membaca kasus Racang Buka, kita dapat menarik benang merah antara dominasi negara neoliberal dan penghancuran ruang hidup warga. Maraknya investasi sektor privat menunjukkan bahwa negara tidak lagi menjadi wadah penjamin kesejahteraan, tetapi malah menjadi racun bagi hidup warganya."

Kami Cemas dan Takut Karena Proyek Ini Terus Dipaksakan, Kata Warga Wae Sano di Hadapan Bank Dunia

"Kami yakin bahwa Bank Dunia tidak ingin terlibat dalam proses pembangunan yang penuh dengan intimidasi dan potensi kekerasan,” demikian pernyataan warga.