Suasana di Lapangan Motang Rua, Ruteng saat kampanye pasangan Hery-Adolf, Sabtu (14/11/2015) (Foto: Leonardus Nyoman)

Floresa.co – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Herybertus GL Nabit-Adolfus Gabur menggelar kampanye akbar di lapangan Motang Rua, Sabtu kemarin (14/11/2015).

Lebih dari 30.000 simpatisan hadir dalam kampanye yang dikemas dalam pesata rakyat itu. Di hadapan para simpatisan, pasangan nomor urut dua ini mengungkapkan “15 cara hebat” untuk membangun Manggarai, bila kelak terpilih.

Salah satu cara itu adalah mengalokasikan anggaran dari APBD untuk gaji guru komite, di mana setiap guru dijanjikan mendapatkan gaji setara degan upah minimum provinsi (UMP).

Sebagai gambaran UMP NTT tahun 2015 adalah Rp 1.250.000. Jumlah guru komite di Manggarai sekitar 2.282 orang. Ditambah pegawai administrasi, pegawai perpustakaan, guru bantu pusat dan guru-guru di sekolah yayasan menjadi sekitar 2.924 orang.

Hitungan Floresa.co , bila pasangan Hery-Adolf ini terpilih dan benar-benar merealisasikan rencananya untuk guru komite, maka anggaran yang disiapkan sebesar Rp 3,66 miliar.

Nah, apakah pemerintahan sebelumnya tidak pernah mengalokasikan anggaran untuk guru komite ini?

Catatan Floresa.co, dalam APBD Manggarai tahun 2015 ini sudah dianggarkan dana sebesar Rp 7 miliar untuk tambahan penghasilan guru komite.

Selengkapnya baca di: Tahun Ini APBD Manggarai Anggarkan Rp 7 Miliar Untuk Honor Guru Komite

“Selama ini sudah memberikan tambahan penghasilan kepada guru-guru komite,”ujar mantan bupati Christian Rotok kepada Floresa.co, Minggu (15/11/2015).

Jumlahnya, kata Rotok memang masih jauh di bawah UMP. Tiap guru komite, kata dia, rata-rata mendapatkan tambahan penghasilan sebesar Rp 250.000 per bulan.

BACA Juga: Ada Anggaran dari APBD, Berapa Gaji Guru Komite di Manggarai Tahun Ini?

Rotok enggan menilai rencana pasangan Hery-Adolf memberikan gaji setara UMP untuk guru komite.

Hanya saja, ia mengingtkan agar membuat janji yang realistis dengan kondisi keuangan daerah.

“Saya tentu berharap para kandidat ini kalau buat janji kepada masyarakat, harus berbasis data keuangan. Olong bilang di seng, itu pong janji (hitung dulu kemampaun keuangan baru buat janji),”ujarnya. (Petrus D/PTD/Floresa).

Catatan Redaksi Kamis, 19 November 2015 : Hitungan di atas dikoreksi lagi menjadi: Total gaji guru komite sebesar 4,39 miliar per bulan atau Rp 52,63 miliar per tahun dengan asumsi jumlah tenaga komite sebanyak 2.924 orang, berdasarkan data Dinas PPO Manggarai. Sesuai janji Hery-Adolf guru komite digaji sebesar Rp 1,5 juta per bulan.