Gubernur NTT, Frans Lebu Raya sudah memimpin NTT selama dua periode ditambah satu periode sebagai wakil.(Foto: Ist)

Ruteng, Floresa.co – Yeni Veronika, anggota DPRD NTT dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) menyindir Frans Lebu Raya, gubernur NTT terkait program “anggur merah”.

Yeni dalam kesempatan orasi politik saat kampanye akbar calon bupati Manggarai Deno Kamelus-Victor Madur di lapangan Motang Rua, Sabtu akhir pekan lalu, menyebut program “anggur merah” besutan rezim Frans Lebu Raya sebagai “program yang tidak mensejahterakan rakyat”.

Frans Lebu Raya adalah Gubernur NTT. Dalam konteks pilkada Manggarai, ia dan istrinya mendukung pasangan Herybertus GL Nabit-Adolfus Gabur. Frans Lebu Raya beserta istri turun gunung mengkampanyekan Hery-Adolf ke sejumlah kampung di Manggarai.

”Kalau pejabat atau istri pejabat keliling desa di Manggarai, dalam rangka pilkada, apa yang mereka lakukan? Apa yang mereka buat? Jangan omong kosong di depan masyarakat karena kepentingan politik. Harus jujur dimasyarakat,”ujar Yeni yang merupakan istri Deno Kamelus.

Selaku anggota DPRD Fraksi PAN dan juga anggota badan anggaran, kata Yeni, alokasi anggaran untuk program anggur merah seniali Rp 400 miliar dari APBD I.

”Temuan BPK terhadap program anggur merah dan dan hasil uji petik DPRD, hampir semua di kabupaten/kota program itu bermasalah. Hasil uji petik DPRD program anggur merah, tidak berdampak pada kesejahtraan masyarakat Manggarai,”ujar Yeni dalam orasinya.

BACA Juga: Yeni Veronika: Saya Tidak Mungkin Selalu Berada di Ketiak Suami

Ia juga mengatakan selama ini bantuan untuk masyarakat Manggarai dari provinsi sangat kecil.

“Anggaran untuk Manggarai, bantuan konstruksi hanya Rp 3 miliar. Sementara untuk Flores Timur sebanyak Rp 17 Miliar. Itu fakta. Lalu, karena pilkada dan kepentingan politik datang di tengah masyarakat ngomong tidak jujur,”ujarnya. (Ferdinand Ambo/PTD/Floresa)