Pemandangan dari Dermaga Riung
Pemandangan dari Dermaga Riung
Pemandangan dari Dermaga Riung

Riung, Floresa.co – Apa yang ada di benak anda ketika berbicara tentang Pulau Flores, yang terdapat di Nusa Tenggara Timur (NTT)? Bagi yang pernah menginjakan kaki di Pulau yang disebut pulau bunga tersebut, dipastikan anda akan terkesan dengan keindahan alamnya.

Gunung-gemunung yang tak habis-habisya memanjakan mata, yang terjejer sejauh mata memandang. Pohon-pohon hijau dan ilalang yang tumbuh di badan gunung-gunung itu menambah aroma keindahan.

Selain itu, pantai-pantai indah dan mempesona mengapiti pulau yang mayoritas penduduknya beragama Kristen Katolik ini. Mulai dari Lembata bagian timur, sampai Labuan Bajo di bagian barat. Dijamin, anda akan merasa damai dan puas ketika mengunjugi pulau bunga ini.

Di bagian luar, baik di bagian utara, selatan, timur dan barat, terdapat pulau-pulau yang mengapiti pulau yang dijuluki Nusa Bunga ini. Ibaratnya, pulau-pulau kecil ini adalah asesoris yang semakin mempercantik pulau ini.

Di bagian barat ada pulau Komodo, Rinca, Pandar, Bidadari, dan masih banyak lainnya. Di selatan, ada pulau Mules, yang letaknya sekitar 7 mil dari Iteng, Ibu Kota Kecamatan Sater Mese, Kabupaten Manggarai.

Lalu, di bagian Timur terdapat ada pulau Lembata, Lamalera, Adonara, dan lain sebagainya. Dan di Bagian utara, khsusunya di utara Laut Flores, tepatnya di Riung, di bagian utara Kabupaten Ngada, terdapat beberapa pulau dengan julukan “17 pulau”.

Riung yang dijuluki dengan “17 pulau” ini bukan semata-mata memiliki 17 pulau yang masuk di gugusan Taman Wisata Air Riung. Nama tersebut diambil dari tanggal hari Kemerdekaan Republik Indonesia yaitu 17 Agustus 1945.

Pemandangan dari Dermaga Riung
Pemandangan dari Dermaga Riung (Sumber photo: Indonesiatravelmagz.com).

Sedangkan, untuk jumlah pulaunya sendiri justru lebih dari 20 pulau yang membentang di utara perairan Riung. Pulau-pulau tersebut diantaranya Pulau Wire, Sui, Taor, Tembaga, Tiga, Bampa, Meja, Rutong, Patta, Halima, Besar, Lainjawa, Kolong, Dua, Ontoloe, Borong, dan Pulau Pau. Terletak 75 km di utara Kabupaten Bajawa, Riung 17 Pulau menawarkan berbagai keindahan bawah laut maupun keajaiban alam sekitar yang mampu menyedot wisatawan untuk mengunjungi kawasan ini.

Bila anda memandang dari ujung dermaga, akan tampak warna biru muda pesisir laut Riung yang begitu menggoda, pasir putih yang membentang mengelilingi pulau-pulau di Riung merupakan karakteristik pasir idaman wisatawan. Bagi wisatawan yang menyukai kegiatan snorkeling, Pulau Tiga dan Pulau Rutong adalah spot terbaik untuk melakukan kegiatan tersebut.

Seperti yang dilaporkan Indonesiatravelmagz.com, pantai 17 Pulau riung menyajikan hamparan pasir putih dan gradasi air laut dari biru tua menjadi biru muda sudah menyegarkan mata yang haus akan keindahan alam bawah laut. Dari atas perahu sudah tampak gugusan coral atau terumbu karang yang mendominasi dasar laut dangkal di pesisir pulau Tiga.

Pemandangan dari Pulau TIga
Pemandangan dari Pulau TIga. (Sumber Photo: Indonesiatravelmagz.com).

Takjub, itulah kesan yang akan anda rasakan ketika memandang bebas ke dalam bawah air dengan kaca mata snorkling yang menjadi perantara untuk menikmati keindahan tersebut. Barisan ikan berbagai spesies yang berlalu lalang seakan menyambut wisatawan yang mengekplorasi kawasa wisata bawah air di pulau Tiga ini. Coral berwarna biru cerah menjadi pusat perhatian pada saat itu.

Lalu, kita beranjak ke keindahan pulau Rutong. Suasana pulau yang masih sepi ini menjadikan pulau Rutong serasa pulau pribadi tempat yang cocok untuk bersemadi. Anda akan merasakan bagaiaman alam menyapa anda. Di Pulau ini, hanya terdapat bukit kecil dan beberapa gazebo untuk berteduh.

Pulai ini juga baik untuk snorkling di pulau. Selain itu, pengalaman kebahagiaan anda bertamasya di pulau Rotang akan semakin kaya bila menaiki bukit kecil yang terdapat di tengah pulau ini. Dari atas bukit ini, pemandangan menakjubkan dapat anda saksikan. Hamparan laut luas dan pulau-pulau kecil di sisi utara, dan perbukitan di daratan Riung di arah selatan akan semakin membuat ada sulit untuk melupakan pulau yang sunyi ini.

Bila anda ingin menikmati hidangan lezat khas daerah setempat, anda pun bisa makan siang dibawah rerimbunan pohon rindang dan berhadapan dengan keindahan alam Riung.

Lalu, kita berpindah ke pulau yang memiliki populasi hewan nocturnal yang sangat padat, yaitu pulau Ontoloe. Kalong, demikian nama hewan malam yang mendiami pulau ini bergelantungan memenuhi pohon-pohon seisi pulau. Pada siang hari memang mereka senantiasa bergelantungan di dahan-dahan pohon sebelum mencari makan pada malam hari.

Beberapa waktu yang lalu di pulau ini juga telah menetas telur-telur komodo yang sekarang dalam naungan lembaga konservasi komodo setempat. Jadi, tidak hanya di Pulau Komodo saja terdapat hewan komodo. Namun di Ontoloe ini juga terdapat hewan peninggalan zaman purbakala tersebut, hanya saja dari segi ukuran memang lebih kecil. Bagaimana? Menarik bukan.

Kapal nelayan untuk berwisata (Sumber photo: Indonesiatravelmagz.com).
Kapal nelayan untuk berwisata (Sumber photo: Indonesiatravelmagz.com).

Adalah keistimewaan dalam buku harian anda bila bisa mengeksplorasi tempat-tempat baru di Riung ini. Anda dapat menjangkau kawasan ini, dari arah barat, melalui Labuan Bajo, ibu kota kabupaten Manggarai Barat, melewati Ruteng, Ibukota kabpaten Manggarai Tengah, lalu, Borong, Aimere dan Bajawa. Sekitar 75 Km dari Kota Bajawa atau yang sering dijuluki kota dingin ini ke arah utara, anda akan segera meginjakan kaki di Riung dan bersua dengan alam “17 Pulau” Riung. Saat terbaik untuk mengunjungi Riung adalah di saat musim kemarau, air laut cenderung lebih bersih dari tumpukan sampah yang biasa terbawa air hujan pada saat musim hujan. Ayo ke “17 Pulau Riung”. (Ario Jempau/ARJ/Floresa).