Bupati Christian Rotok

Ruteng, Floresa.co – Demam batu akik melanda berbagai lapisan masyarakat Indonesia. Tak terkecuali bupati Manggarai, Flores, Christian Rotok.

Bupati dua periode ini memiliki 6o jenis cincin batu akik.

“Hampir mirip-mirip. Sebagian besar untuk koleksi pribadi, tidak untuk dijual”, ujarnya kepada para wartawan di lobi kantor bupati di Ruteng, Sabtu (20/6/ 2015).

Rotok mengatakan, sebagai bentuk perhatian Pemda terhadap batu atik, pada perayaan HUT Kemerdekaan RI 17 Agustus mendatang akan diadakan pameran batu akik dari Manggarai.

“Kita buka stand. Semua pecinta batu akik silakan buka stand,” ujarnya.

Rotok mengatakan, Pemda juga sedang memikirkan peraturan daerah (Perda) khusus untuk melindungi batu akik di Manggarai.

Salah satu isu krusial dalam Perda itu nanti soal kewajiban semua batu akik diolah di Manggarai. Artinya, batu-batu akik dari Manggarai tidak bawah ke luar daerah dalam bentuk gelondongan, tapi sudah diolah menjadi cincin.

“Harus sudah jadi cincin,” ujarnya sambil menunjuk cincin batu akik di jari tangannya.

Chris juga sedang memikirkan agar batu akik dari Manggarai punya nama sendiri.

“Misalnya batu akik Cibal, batu akik Reo. Untuk sementara di instagram saya gunakan nama batu akik Flores,” ujarnya. (Petrus D/Satria/ARL/Floresa)