BerandaARTIKEL UTAMAAhmad Zam Zami, Siswa...

Ahmad Zam Zami, Siswa MTs Ruteng Raih Juara Satu Lomba Pidato Tingkat SMP se-Manggarai

Ruteng, Floresa.co– Lomba pidato Bahasa Indonesia tingkat SMP di Kabupaten Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diselenggarakan oleh Para guru Sarjana Mendidik Terdepan Terluar dan Tertinggal (SM3T) asal Universitas Negeri Malang dan Universitas Negeri Semarang sudah berlangsung pada Sabtu lalu (25/4/2015).

Dalam lomba yang diikuti oleh siswa kelas satu dan dua dari 39 SMP  di seluruh Manggarai dari undangan yang tersebar di 66 sekolah ini, Ahmad Zam Zami, siswa dari sekolah Madrasah Tsanawiyah (MTs) Amanah Kecamatan Langke Rembong berhasil keluar sebagai juara satu.

Selanjutnya, disusul juara dua yang diraih oleh siswa SMP Negeri 3 Cibal, Kecamatan Cibal atas nama Gordianus Saviro.

Dan, juara ketiga  Eufemia Putri Ndung, siswi asal SMP Negeri 10, Kecamatan Ruteng.

Siti Alima, Humas para Guru SM3T mengatakan kepada Floresa.co, Senin (27/4/2015), pihaknya sudah memberikan hadiah kepada siswa dan siswi yang mendapatkan juara 1 hingga 3 tersebut.

Ia mengatakan, peraih juara satu hingga tiga ini diperoleh dari penilaian dewan juri yang merupakan dosen Bahasa Indonesia di Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Ruteng.

Siti menambahkan, pengumuman pemenang dan pemberian hadiah perlombaan selama sehari itu sudah langsung diberikan pada Sabtu. Para juara diberikan hadiah berupa trofi dan sertifikat juara.

Selain itu, mereka diberi uang pembinaan, di mana untuk juara satu mendapat Rp 750 ribu, juara dua Rp 500 ribu dan juara tiga Rp 250 ribu.

Siti menambahkan, penyerahan hadiah secara simbolis kepada siswa yang juara satu langsung diberikan oleh kordinator SM3T asal Universitas Negeri Semarang, juara dua oleh kordinator SM3T asal Universitas Negeri Malang. Sedangkan, juara tiga diberikan langsung oleh kordinator SM3T di Kabupaten Manggarai. (Ardy Abba/ARL/Floresa)

PUBLIKASI TERKINI

Baca Juga

Begini Cara Buat Kandang Babi Sederhana, Tapi Bebas Bau dan Lalat

Floresa.co - Sebagian besar keluarga di Nusa Tenggara Timur (NTT) memelihara babi....

Walhi NTT Ingatkan Pemerintah Berhenti Khianati Mandat Cagar Biosfer TN Komodo

“TN Komodo yang telah berjalan 42 tahun gagal untuk menjalankan tiga mandat utama cagar biosfer yakni pelestarian keanekaragaman hayati/satwa, peningkatan kesejahteraan ekonomi rakyat dengan mekanisme ekonomi ramah lingkungan dan berkeadilan dan pemuliaan kebudayaan rakyat,” kata Walhi NTT

Polisi yang Kembali dari Labuan Bajo Usai Kawal Aksi Mogok Kecelakaan

Sumber Floresa.co di Waelengga mengatakan, bus bernomor polisi EB 7004 DK tersebut terbalik di Teku Teang, arah barat Waelengga sekitar pukul 20.00 Wita.

Potret Sejarah Manggarai dalam Sejarah Nusantara: Sebuah Studi Literatur

Catatan editor: Tulisan ini merupakan karya dari Vianney Andro Prasetyo, seorang...

Mengolah Kemiri Agar Harganya Selangit

Oleh: F RAHARDI Provinsi Nusa Tenggara Timur,khususnya Pulau Flores, Pulau Adonara, Pulau Solor...

Hari Pertama Aksi Mogok Pariwisata di Labuan Bajo: Pegiat Wisata Ditangkap dan Dipukuli Aparat, Situasi Mencekam

Suasana kota tidak ramai seperti biasanya, di mana bandara sepi dan pelabuhan tidak beroperasi. Wisatawan yang tiba di Bandara Komodo Labuan Bajo terpaksa dijemput dengan angkutan umum yang dikendarai polisi.

Babi Makin Tambun, Dompet Anda pun Bertambah Tebal

Floresa.co - Selain kandang, aspek yang tak kalah penting ketika memelihara babi...

Kacaunya Tata Kelola TN Komodo: Penuh Kepentingan Bisnis, Minim Aksi Konservasi, dan Menyisihkan Warga Setempat

Pengembangan konservasi dan pariwisata juga harus menjamin keikutsertaan aktif serta distribusi keadilan bagi warga di dalam dan sekitar kawasan. Harapannya, mata pencaharian mereka tidak dicaplok oleh kepentingan elit bisnis dan politik.