BerandaPOLITIKDula Akui Calon Wakilnya...

Dula Akui Calon Wakilnya Dari Dapil Kuwus, Ndoso dan Macang Pacar

 

Agustinus Ch Dula
Agustinus Ch Dula

Labuan Bajo, Floresa.co – Buapti Manggarai Barat Agustinus Ch Dula yang saat ini sedang mempersiapakan diri untuk kembali maju dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) mengakui bakal calon wakilnya berasal dari daerah pemilihan (dapil) Kuwus, Ndoso dan Macang Pacar.

Namun, pria asal Kempo ini masih tutup mulut soal nama calon pendampingnya itu. “Wakil saya dari daerah pemilihan Kuwus,Ndoso dan Macang Pacar. Karena Politik ini harus 1+1 = 2 bukan malah satu atau kurang yang artinya pilih bakal calon wakil untuk menang,”ujarnya ketika ditemui di Labuan Bajo, Flores, NTT, Kamis (9/4/2015).

Dula mengatakan masih menjajaki sejumlah nama untuk dipinang sebagai pendampingnya setelah memutuskan bercerai dengan Maximus Gasa dalam Pilkada tahun ini.

“Yang jelas kriterianya punya pengalaman. Kalau figurnya dari birokrasi kita lihat sepak terjangnya, pengalamannya, juga jaringan. Begitu pula figur dari Parpol kita juga harus mengetahui kemampuannya dan juga jaringan dan pengalaman di partai politik,”ujarnya ketika ditanya mengenai kualifikasi bakal calon pendampingnya itu.

Desas-desus yang berkembang di Manggarai Barat, ada tiga nama yang masuk dalam bidikan Dula untuk dijadikan wakilnya. Ketiga nama tersebut memang semuanya berasal dari daerah pemilihan Ndoso, Kuwus dan Macang Pacar.

Mereka adalah Antonius Ali, Maria Geong dan Angglus Angkat. Antonius Ali merupakan politisi Gerindra dari Dahang, Kolang, Kecamatan Kuwus. Sementara itu, Angglus Angkat berasal dari Kecamatan Ndoso. Ibunya dari Moncok, Kolang dan istrinya dari Dahang Kolang. Maria Geong juga berasal dari Kolang, Kuwus.

Antonus Ali merupakan politikus Gerindra yang pernah maju dalam pemilihan umum legislatif 2014. Namun, dia gagal melenggang ke Senayan.

Angglus Angkat adalah Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai. Dia disebut-sebut direkomendasikan oleh seorang pastor asal Ndoso yang memiliki kedekatan dengan petinggi PDI-P NTT.

Sedangkan Maria Geong adalah seorang dokter hewan yang bekerja di Dinas Peternakan Pronvinsi NTT. Dia dianggap sebagai representasi kaum perempuan dalam pentas politik Mabar sehingga namanya pun masuk dalam pertimbangan Dula. (PTD/Floresa).

Laporan Ril Ladur, Kontributor Floresa.co di Labuan Bajo

PUBLIKASI TERKINI

Baca Juga

Sejarah Kekuasaan di Manggarai Raya, dari Perang Todo vs Cibal, Hingga Pilkada Langsung

Floresa.co - Tahun 2015, menjadi momentum penting bagi Kabupaten Manggarai dan...

Data: Manggarai Raya Jadi Lumbung Padi untuk NTT

Floresa.co- Tiga kabupaten di Flores bagian barat yaitu Manggarai Timur, Manggarai,...

PMKRI Pertanyakan Jembatan Ra’a Sali di Sikka yang Ditelantarkan Kontraktor

Maumere, Floresa.co - Pembangunan jembatan Ra’a Sali di Dusun Wolofeo, Desa...

Kisah Suami Istri Tuna Netra di Labuan Bajo Menyambung Hidup dengan Klinik Pijat

  Labuan Bajo, Floresa.co -Keterbatasan fisik tak membuat pasangan suami istri Simon...

Inikah Penyebab Provinsi Flores Gagal Terbentuk Tahun 1956?

Floresa.co - Gagasan pembentukan provinsi Flores masih terus bergema hingga kini....

Tak Kantongi Izin, 18 Rute Penerbangan TransNusa Dibekukan

Floresa.co - Sebanyak 18 rute penerbangan maskapai TransNusa dibekukan oleh Kementerian Perhubungan...

Perkemi Cabang Mabar Gelar Upacara Bendera di Pantai Pede

Labuan Bajo, Floresa.co - Di tengah polemik pengelolaan Pantai Pede di...

Oknum Tentara Yang Diberitakan Memukul Bocah SD di Maumere  Berdamai Dengan Korban

Maumere, Floresa.co -  Kodim 1603  Sikka mengklarifikasi pemberitaan Floresa.co  yang sebelumnya...