BerandaPERISTIWAIni Foto Jembatan Batok...

Ini Foto Jembatan Batok yang Ambruk

Floresa.co – Kamis (26/2/2015) siang sekitar pukul 14.00 Wita, jembatan Batok di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menghubungkan Reo, ibukota Kecamatan Reok dengan Ruteng, ibukota Kabupaten Manggarai ambruk.

Akibatnya, jalur lalu lintas Ruteng-Reo lumpuh. Saat ini, pemerintah sedang berupaya membuka jalur alternatif, sehingga kendaraan dari Reo masih bisa berangkat ke Ruteng.

Ambruknya jembatan ini bakal berpengaruh pula pada pasokan BBM untuk wilayah di Manggarai, mengingat BBM masuk lewat pelabuhan di Reo.

Hila Teguh, salah satu warga, mengabadikan gambar jembatan ini dan mengunggahnya di akun Facebook-nya, Kamis siang. Berikut beberapa foto yang diambil Hila.

Pada foto di bawah ini, tampak badan jembatan ini patah, membuatnya tidak memungkinkan untuk bisa dilalui lagi.

Tampak, badan jembatan ini patah, membuatnya tidak memungkinkan untuk bisa dilalui lagi.

 

Warga di sekitar Reo ramai-ramai datang menyaksikan Jembatan Batok

Jembatan Batok putus

PUBLIKASI TERKINI

Baca Juga

Polisi yang Kembali dari Labuan Bajo Usai Kawal Aksi Mogok Kecelakaan

Sumber Floresa.co di Waelengga mengatakan, bus bernomor polisi EB 7004 DK tersebut terbalik di Teku Teang, arah barat Waelengga sekitar pukul 20.00 Wita.

Terkait Aksi Represif di Labuan Bajo, PMKRI dan GMNI Desak Kapolri Copot Kapolda NTT dan Kapolres Mabar

"Kedua petinggi institusi kepolisian ini telah mempermalukan institusi Polri dengan memerintahkan anak buahnya melakukan tindakan represif," tegas PMKRI dan GMNI.

Hari Pertama Aksi Mogok Pariwisata di Labuan Bajo: Pegiat Wisata Ditangkap dan Dipukuli Aparat, Situasi Mencekam

Suasana kota tidak ramai seperti biasanya, di mana bandara sepi dan pelabuhan tidak beroperasi. Wisatawan yang tiba di Bandara Komodo Labuan Bajo terpaksa dijemput dengan angkutan umum yang dikendarai polisi.

Kacaunya Tata Kelola TN Komodo: Penuh Kepentingan Bisnis, Minim Aksi Konservasi, dan Menyisihkan Warga Setempat

Pengembangan konservasi dan pariwisata juga harus menjamin keikutsertaan aktif serta distribusi keadilan bagi warga di dalam dan sekitar kawasan. Harapannya, mata pencaharian mereka tidak dicaplok oleh kepentingan elit bisnis dan politik.

Aksi Mogok Hari Kedua: Satu Pelaku Wisata Jadi Tersangka, Pemerintah Pakai Mobil Dinas Angkut Wisatawan

Upaya para pelaku wisata melakukan aksi damai untuk menyuarakan protes kepada pemerintah dilarang aparat, dengan dalih bahwa aksi mereka tidak diizinkan karena mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat. Hingga sore ini, masih terdapat tiga pelaku wisata yang ditahan di Polres Mabar, sejak ditangkap kemarin. Salah satunya sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Puluhan Pelaku Wisata Masih Ditahan di Polres Mabar, 6 Mengalami Luka

“Enam orang [di antaranya] mengalami luka yang kelihatan pada tubuh dan wajah dan 4 orang mengalami sakit di kepala dan punggung yang [menurut] pengakuan mereka merasa dipukul dan ditendang dari belakang,” kata pengacara.

Tanggapi Mogok Massal di Labuan Bajo Lewat Himbauan di Medsos, Menteri Pariwisata Dikritik Keras

“Pak @Saindiuno, yang terjadi di L Bajo, pemerintah pakai dalih konservasi, itu pun tidak masuk akal, padahal sebenarnya mau invasi investasi ke TNK. Jangan tipu masyarakat...”

Begini Cara Buat Kandang Babi Sederhana, Tapi Bebas Bau dan Lalat

Floresa.co - Sebagian besar keluarga di Nusa Tenggara Timur (NTT) memelihara babi....