BerandaPERISTIWASiloam Bangun Rumah Sakit,...

Siloam Bangun Rumah Sakit, Bagaimana Nasib RSUD Labuan Bajo?

 

RS SiloamLabuan Bajo, Floresa.co – PT Siloam International Hospitals Tbk tahun 2015 ini  mulai membangun rumah sakit di kota Labuan Bajo, Kabupaten Mangarai Barat-Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Direncanakan 15 Januari nanti  peletakan batu pertama (ground breaking) proyek senilai kurang lebih Rp 200 miliar itu.

Rencana perusahaan milik Lippo Grup itu boleh jadi merupakan kabar gembira bagi sebagian masyarakat kota yang merupakan pintu gerbang memasuki Taman Nasional Komodo itu. Pasalnya, meski sudah sejak 2003 menjadi kabupaten definitif, Manggarai Barat belum juga memiliki rumah sakit.

Masyarakat yang sakit dan tidak bisa dilayani di Puskesmas, terpaksa harus dilarikan ke Ruteng atau bagi yang punya cukup uang harus ke Denpasar atau Jakarta. Sedangkan, bagi yang tak mampu, terpaksa harus pasrah pada kehendak Tuhan.

Tapi kehadiran korporasi swasta untuk membangun rumah sakit di kabupaten dengan mayoritas masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah ini sekaligus memunculkan pertanyaan. Apakah nanti rumah sakit Siloam bisa melayani masyarakat yang tak mampu?

Sebagai sebuah korporasi, apalagi sudah tercatat sebagai perusahaan publik (listed company), Siloam yang di Bursa Efek Indonesia sahamnya memiliki kode SILO, tentu 100 persen berorientasi mencari laba (profit oriented). Akankah masyarkat dari kampung-kampung di pelosok Manggarai Barat mempu membayar ketika dirawat di rumah sakit tersebut?

Untungnya, Direktur dan Sektretaris PT Siloam Internarnational Hospitals Tbk Sugianganto Budisuharto sedikit memberikan jawaban. Ketika dihubungi pada Selasa (6/2/2015), dia mengatakan nantinya RS Siloam di Labuan Bajo ini bisa melayani pasien yang menggunakan kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). “Mayoritas untuk (pengguna) BPJS,” tandasnya.

Tapi, tetap itu bukanlah jaminan bahwa RS Siloam kelak akan bisa melayani semua lapisan masyarakat di Mabar. Karena itulah, Pemda Mabar harus tetap membangun rumah sakit sendiri.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Mabar, Flores, NTT, Aleks Saryono mengatakan, Pemda akan tetap membangun rumah sakit umum yang bisa melayani masyarakat dari lapisan bawah.

“Kalau Siloam ini kan swasta, yang akan membangun rumah sakit dengan kelas internasional. Pemda juga wajib melayani kepenting masyarkat umum. Nanti masyarkat yang mampu bisa masuk ke Siloam tapi bagi yang tidak mampu di rumah sakit pemerintah,” ujarnya saat dihubungi Kamis (8/2/2015).

Aleks mengatakan, anggaran untuk pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) itu sudah disiapkan di APBD 2015 yaitu sebesar Rp 11 miliar. Dia mengakui anggaran itu terbilang kecil.

“Pembangunannya bertahap,” ujarnya.

Pemda, kata Aleks akan mendesain ulang rencana pembangunan RSUD tersebut. Karena menurutnya desain yang sebelumnya pernah dibuat sudah tidak sesuai lagi. “Tempatnya tetap di Marombok,”ujarnya.

Untuk tahap awal, kata dia, akan dilakukan lelang untuk desain rumah sakitnya. Nantinya, dari desain itu, akan diketahui berapa total anggaran yang dibutuhkan untuk membangun rumah sakit tersebut. (PTD/Floresa)

PUBLIKASI TERKINI

Baca Juga

Sejarah Kekuasaan di Manggarai Raya, dari Perang Todo vs Cibal, Hingga Pilkada Langsung

Floresa.co - Tahun 2015, menjadi momentum penting bagi Kabupaten Manggarai dan...

Inikah Penyebab Provinsi Flores Gagal Terbentuk Tahun 1956?

Floresa.co - Gagasan pembentukan provinsi Flores masih terus bergema hingga kini....

Dilantik Jadi Pjs Bupati, Marius Jelamu akan Dorong Pengembangan Pariwisata Manggarai

Kupang, Floresa.co - Gubernur NTT, Frans Lebu Raya sudah melantik Kepala...

Data: Manggarai Raya Jadi Lumbung Padi untuk NTT

Floresa.co- Tiga kabupaten di Flores bagian barat yaitu Manggarai Timur, Manggarai,...

Soal Pantai Pede, Tini Tadeus Anggap Aktivis Tak Rasional

Labuan Bajo, Floresa.co - Penjabat Bupati Manggarai Barat Tini Tadeus menganggap...

Di Pilkada Mabar, Petrus Salamin Pinang Alo Basri Sebagai Wakil

  Jakarta, Floresa.co - Bakal Calon Bupati Petrus Pius Salamin sudah meminang...

Korban Kecelakaan Bis di Cancar Jadi Lima Orang

  Ruteng, Floresa.co - Korban meninggal akibat kecelakaan bis kayu di Cancar...

Dapat Nomor Dua, Nabit: Yang Penting Kerja Politik dan Program

Ruteng, Floresa.co - Pasangan Herybertus GL Nabit-Adolfus Gabur mendapat nomor urut...