BerandaPOLITIKPenahanan Ditangguhkan, Anggota DPRD...

Penahanan Ditangguhkan, Anggota DPRD Lembata: Terima Kasih Polisi!

Polres LembataFloresa.co – Dua anggota DPRD Lembata yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan dokumen sidang paripurna akhirnya ditangguhkan penahanannya oleh polisi.

Keduanya, Bediona Philipus dan Ferry Koban pun menyampaikan terima kasih kepada polisi, setelah Kasat Reskrim Polres Lembata, Iptu Abdul Rahman Aba, S.H selesai bersenda gurau dengan tersangka dan keluarga di ruang penyidik, Senin (10/11/2014).

Sebagaimana dilaporkan Pos Kupang, saat itu, Bediona juga menyampaikan terima kasih karena pernah mengalami proses hukum sehingga mengenal lebih dekat dengan polisi. Bila selama ini hanya melihat sel dari luar, maka dengan kasus tersebut, ia bisa melihat sel dari dalam.

Ia juga berterima kasih, karena selama pemeriksaan oleh penyidik maupun selama ia menjalani tahanan di sel Mapolres Lembata, mereka telah mendapat perlakuan yang baik.
Bediona dan Koban menjadi tersangka terkait dugaan pemalsuan dokumen hasil sidang paripurna DPRD Lembata yang mengusulkan pemakzulan Bupati Lembata Yance Sunur ke Mahkamah Agung (MA) di Jakarta.

Bupati Yance melapor keduanya ke Polres Lembata karena dianggap mengubah isi dokumen parpurna. (ARL/Floresa)

PUBLIKASI TERKINI

Baca Juga

Wawancara Suster Virgula SSpS: “Percaya Sepenuhnya Kepada Tuhan”

Floresa.co - Nama Sr Virgula Schmitt SSpS (87) sangat akrab bagi...

Begini Cara Buat Kandang Babi Sederhana, Tapi Bebas Bau dan Lalat

Floresa.co - Sebagian besar keluarga di Nusa Tenggara Timur (NTT) memelihara babi....

Pastor John Prior: Vatikan Harus Buka Hasil Penyelidikan Kasus Moral Kaum Klerus

Floresa.co - Pastor John Mansford Prior SVD, dosen di Sekolah Tinggi...

“Anak-anak Kami Lapar,” Keluh Petani di Manggarai Barat yang Terancam Gagal Tanam Karena Bendungan Rusak

Bendungan Wae Cebong merupakan sumber air bagi irigasi untuk ratusan hektar sawah di area Persawahan Satar Walang, milik warga Desa Compong Longgo, desa yang berjarak 14 kilometer ke arah selatan dari Labuan Bajo.

“Pak Jokowi, Bunuh Saja Kami,” Protes Warga Labuan Bajo yang Kembali Hadang Penggusuran Lahan oleh BPO-LBF

"Kami tidak sedang berdemontrasi, tetapi (sedang) pertahankan tanah kami," kata warga.

Babi Makin Tambun, Dompet Anda pun Bertambah Tebal

Floresa.co - Selain kandang, aspek yang tak kalah penting ketika memelihara babi...

Warga dan BPO-LBF dalam Polemik Bowosie: Hidup Rentan di Moncong Negara

"Membaca kasus Racang Buka, kita dapat menarik benang merah antara dominasi negara neoliberal dan penghancuran ruang hidup warga. Maraknya investasi sektor privat menunjukkan bahwa negara tidak lagi menjadi wadah penjamin kesejahteraan, tetapi malah menjadi racun bagi hidup warganya."

Kami Cemas dan Takut Karena Proyek Ini Terus Dipaksakan, Kata Warga Wae Sano di Hadapan Bank Dunia

"Kami yakin bahwa Bank Dunia tidak ingin terlibat dalam proses pembangunan yang penuh dengan intimidasi dan potensi kekerasan,” demikian pernyataan warga.