Cristiano Ronaldo
Cristiano Ronaldo

Madrid, Floresa.co –    Ronaldo tak pernah berhenti membuat sensansi. Ia mencentak tiga gol saat Real Madrid menggilas Athletico Bilbao lima gol tanpa balas di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Minggu (5/10). Itu adalah hattrick ke-22 Ronaldo sejak memperkuat “El Real” lima tahun silam.

Pencapaian itu membuatnya stara dengan legenda di La Liga Spanyol, yakni Alfredo Di Stefano (mantar straiker Madrid periode 1953-1964) dan Telmo Zarra (penyerang Bilbao periode 140-1955).

Ronaldo memperoleh hattrick ke-22 dari 148 penampilan di Liga Spanyol. Itu jauh lebih cepat daripada Di Stefano yang membutuhkan 284 laga dan Zarra yang perlu 277 laga untuk melakukan hal yang sama.

Penyerang asal portugal itu rata-rata mengemas hattrick setiap 7,77 pertandingan liga. Bandingkan dengan straiker tersubur Liga Inggris, Alan Shearer, yang butuh 40,1 laga untuk mencetak hattrick pada masa jayanya tahun 1990-an.

Hingga pekan ketujuh Liga Spanyol, Ronaldo nangkring di peringkat teratass pemain tersubur dengan 13 gol. Sembilan gol ia ciptakan melalui tiga kali hattrick pada pada empat pertandingan terakhir liga, yakni saat Madrid menang 8-2 atas Deportivo La Coruna, unggul 5-1 atas Elche, dan menang 5-0 atas Bilbao.

Jumlah gol yang ia ceploskan jauh lebih banyak ketimbang duo straiker Barcelona, Neymar (7 gol) dan Lionel Messi (6 gol).

Penampilan gemilang Ronaldo menandai kebangkitan “Los Galacticos” seusai menelan dua kekalahan dari Real Sociedad dan Atltici Madrid di awal musim. Sejak itu, El Real selalu menang dalam enam laga terakhir dengan menyarangkan 27 gol.

Laga melawan Bilbao menjadi penampilan terbaik Madrid musim ini, Tiga gol Ronaldo dan dua gol karim Benzema tercipta melalui penampilan hebat tim, mulai dari lini belakang hingga lini depan.

El Real tampil senagai satu kesatuan dan begitu apik mengalirkan bola dengan cepat dari pertahanan sampai ke ujung tombak yang di isi kuartet Ronaldo, Benzema, Gereth Bale, dan James Rodriguez. Ketajaman para penyerang  diimbangi dengan sukses kiper Iker Casillas menjaga gawangnya dari kemasukan.

“Kali ini, kita melihat Madrid yang sebenarnya. Semua pemain tampil hebat dipimpin oleh Ronaldo yang terlahir untuk mematahkan rekor demi rekor,” ungkap Direktur Olahraga Madrid Emilio Butragueno.

Ballon d’Or

Palatih El Real Carlo Ancelotti pun yakin Ronaldo bakal mampu mempertahankan gelar Ballon d’Or (pemain terbaik dunia) tahun ini. “Ia pemain paling komplet yang pernah saya lihat. Secara individu, Ronaldo mengungguli saat ini, termasuk Leonel Messi,” ujarnya.

Messi adalah pesaing utama Ronaldo dalam beberapa tahun belakangan. Keduanya selalu masuk tiga besar dalam nominasi pemain terbaik dunia. Messi dudah merai bola emas empat kali, sedangkan Ronaldo mendapatkannya dua kali pada 2008 dan 2013.

Meski menjadi unggulan terdepan meraih bola emas ketiga, Ronaldo tak terlalu peduli. Baginya, penghargaan individu tak ada artinya tanpa kemenangan tim. “Saya ingin terus mencetak gol. Itu bukan untuk saya pribadi, melainkan demi kesuksesan,” kata Ronaldo tegas. (Komapas, BBC)