Manchester City
Manchester City

Jakarta, Floresa.co – Yaya Toure sangat berhasrat untuk membawa Manchester City jadi juara Premier League musim ini. Tapi Yaya tak mau City jadi juara dengan cara seperti saat mereka bertakhta di 2012 lalu.
City berada di pole position dalam perebutan gelar juara musim usai menang 3-2 atas Everton lalu. Mereka kuasai puncak klasemen dengan 80 poin, sama dengan milik Liverpool tapi unggul selisih gol.

Liverpool memang baru bertanding melawan Crystal Palace malam nanti dan akan kembali ke puncak andaikan meraih poin penuh. Tapi dengan sudah memainkan 37 laga, maka City yang masih punya satu laga tersisa akan lebih diunggulkan.

Dua kemenangan atas Aston Villa dan West Ham United akan membawa City menjadi juara musim ini dengan keunggulan selisih gol, sebab saat ini anak didik Manuel Pellegrini itu punya selisih gol +58, sementara Liverpool +50.

Tapi karena Liverpool pun masih punya harapan untuk menyalip City dan menjadi juara di akhir musim, maka itu Yaya Toure pun mewanti-wanti agar timnya tetap fokus di dua laga terakhir musim ini.

Sebab Yaya tak ingin kejadian dua tahun lalu berulang karena menjadi juara dengan cara dramatis seperti itu – gol Sergio Aguero di menit-menit akhir ke gawang Queens Park Rangers — tidak bagus untuk pemain dan juga fans.

“Saya tidak mau menjalani hal-hal seperti itu lagi. Kami saat itu melawan QPR di kandang dan itu sangat tidak baik untuk jantungku. Berusaha semaksimal mungkin hingga menit akhir – benar-benar luar biasa,” ujar Yaya setengah bercanda seperti dikutip Mirror.

“Saya pikir suporter akan setuju dengan apa yang saya bilang bahwa kami tidak ingin seperti itu lagi. Saya harap kali ini, di dua laga tersisa ini, kami bisa membuat perbedaan lebih awal dan meraih kemenangan secepat mungkin,” sambungnya.

“Aston Villa dan West Ham adalah dua lawan tersisa kami – kami harus siap. Kami harus melakukan persiapan dengan baik untuk laga-laga seperti ini dan tidak harus sampai seperti tahun 2012.”