Selasa, 25 Januari 2022

Warga Asyik Menonton Saat Mobil Anggota DPRD Provinsi Terjebak di Jalan Rusak

Floresa.co - Mobil yang ditumpangi Vinsen Pata, anggota Komisi IV DPRD Provinsi NTT bergerak perlahan ketika melintasi jalan provinsi di Dusun Munta, Desa Nggalak,...

Ikuti kami!

11,434FansSuka
766PengikutMengikuti
1,402PengikutMengikuti

ARTIKEL UTAMA

Kumpulan artikel-artikel pilihan

Izin PT SKL dan PT KWE di TNK Dievaluasi, Langkah di Tengah Perlawanan Warga dan Teguran UNESCO

Meski mengapresiasi langkah pemerintah mengevaluasi izin dua perusahan itu, masyarakat sipil mengingatkan agar izin-izin itu dicabut jika pemerintah memiliki komitmen serius pada konservasi kawasan TNK dan pembangunan pariwisata berkelanjutan.

Pendoa: Menyembuhkan atau Memicu Penderitaan Baru

Mendatangi dan mendatangkan mereka yang disebut pendoa seringkali jadi pilihan untuk menyembuhkan penderita gangguan jiwa. Ini umum terjadi di wilayah seperti Flores. Namun, yang didapat acapkali bukanlah kesembuhan, tetapi malah penderitaan baru.

Penjualan Pulau Kelor dan Beragam Modus Penguasaan Pulau-pulau Kecil di Perairan Labuan Bajo

Kasus penjualan Pulau Kelor merupakan bagian dari rentetan panjang praktek penguasaan atas pulau-pulau kecil di perairan Labuan Bajo dalam dua dekade terakhir, dengan modus yang beragam. Praktek itu berlangsung bersamaan dengan intensifikasi pembangunan pariwisata di Labuan Bajo dan di sekitar kawasan Taman Nasional Komodo (TNK).

Korban Tragedi Rabu Berdarah yang Dilupakan Negara

Sejumlah petani dari Colol yang ikut dalam aksi demonstrasi di Ruteng pada Rabu, 10 Maret 2004 ditembak aparat, dalam peristiwa yang dikenal sebagai Tragedi Rabu Berdarah. Sebagian dari mereka meregang nyawa, yang lainnya harus berjuang hidup dengan kondisi cacat permanen dan trauma yang terus menghantui. Artikel ini memuat kisah korban tragedi itu dan bagaimana mereka dilupakan negara.

Ruteng dan Kebusukan yang “Disingkirkan Seperti Najis”

Setiap kota, termasuk Kota Ruteng, tulis Frumens Arwan, selalu punya dua sisi: yang dipertontonkan dan yang disingkirkan seperti najis. Sisi yang kedua itu harus segera disadari, disembuhkan, dan dijamah, tidak terus-menerus disingkirkan.

Polemik Laiskodat dan Tokoh Adat di Sumba Timur Contoh Peliknya Konflik Agraria di NTT

“Dalam catatan Walhi NTT, jumlah konflik agraria terus meningkat setiap tahun. Peningkatan itu terutama konflik yang bersifat vertikal, antara pemerintah dan rakyat, maupun perusahan dan rakyat,” kata Umbu Wulang Tanaamah Paranggi, Direktur Eksekutif Walhi NTT
Ingin ikuti terus laporan terbaru kami? Daftarkan email anda di sini!

Layanan oleh Floresa.co

Artikel Terkini

Baru saja dipublikasi

GAGASAN

Dengan cara pandang yang kritis, tentang beragam isu

FEATURE

Disajikan dengan ringan, tentang topik-topik menarik

Saat Generasi Penenun Songke Semakin Tua, Karya Intelektual Perempuan Adat Manggarai ini Kian Suram

Rendahnya penghasilan dari menenun, membuat sejumlah ibu-ibu penenun muda di Lamba Leda Utara berhenti dari pekerjaan tersebut. Dan biasanya, di antara mereka memilih merantau ke Kalimantan sebagai buruh sawit.

Kopi Colol Mendunia, Bagaimana Nasib Petaninya?

Dikenal sebagai daerah penghasil kopi berkelas, yang kualitasnya sudah diakui secara nasional, bahkan mendunia, kondisi kehidupan petani di Colol masih memperihatinkan. Harga jual yang mereka dapat dari jerih payah mengolah kopi begitu rendah.

Setelah Ruang Hidup Komodo, Proyek Super Premium Jokowi juga Ancam 400 Hektar Hutan Penyangga Kota Labuan Bajo

Proyek BPO-LBF ini sejatinya makin memperparah persoalan agraria dan kerusakan lingkungan di Labuan Bajo dan sekitarnya. Bowosie, sebagai hutan penyangga utama kebutuhan air warga, beralih fungsi menjadi kawasan bisnis yang dengan jelas menyebabkan kerusakan lingkungan serta hanya menguntungkan pemodal.