Seri Pertama Kelas Pendidikan Kritis Kaum Muda NTT

Keadilan Agraria, Masyarakat Adat dan Krisis Lingkungan di NTT

Ruang belajar bersama untuk memahami, menganalisis, dan merespons berbagai masalah sosial di Nusa Tenggara Timur. Informasi rinci bisa dicek di sini

Seruan dari Labuan Bajo Usai Nobar “Pesta Babi”: Vatikan Ambil Sikap atas Krisis Papua

Di tengah friksi yang kasat mata dalam cara uskup di Papua merespons masalah kemanusiaan dan memicu kebingungan, muncul desakan konkret: saatnya Gereja universal berhenti diam, harus mengambil sikap.

DUKUNG JURNALISME KAMI

Ada cerita yang terlalu berisiko untuk diberitakan, korban yang terlalu lemah untuk didengar, dan mereka yang terlalu berkuasa untuk disentuh. Floresa memilih memberi perhatian pada semua itu. Kami tidak bergantung pada iklan korporasi atau kepentingan politik. Independensi kami dibiayai oleh pembaca dan mereka yang percaya bahwa kebenaran harus diungkap tanpa kompromi. Dukung kami untuk terus bertahan. Caranya bisa cek di sini

PERSPEKTIF

Artikel-artikel yang mengkaji berbagai isu publik dalam bentuk analisis, esai, hingga opini. Klik di sini jika Anda berminat mengisi rubrik ini.

PERISTIWA

EDITORIAL

BACA JUGA

Di Balik Penggusuran Rumah Warga Ende, Ada Sengketa Hibah SVD vs Klaim Sertifikat Pemda

“Ini bumi lahirnya Pancasila, tetapi tidak ada keadilan sosial untuk kami,” kata warga

Hukum Tanpa Nurani, Menyoal Banding Jaksa terhadap Putusan Bebas Petani Manggarai Timur

Ketika aparat hukum mereduksi kemanusiaan menjadi sekadar berkas administrasi dengan hanya berpaku pada pasal-pasal, hukum berisiko menjadi alat penindas yang gagal menangkap makna tanah dan ruang hidup sebagai identitas bagi masyarakat adat

Warga dan Mahasiswa Manggarai Gelar Aksi Hari Buruh, Tuntut Upah Layak dan Perlindungan Kerja

Mereka juga menyuarakan krisis air bersih yang hingga kini masih dialami masyarakat Desa Paralando

Dua Sutradara “Pesta Babi” Akan Hadir dalam Nobar dan Diskusi di Aula Gereja Katolik di Labuan Bajo

Narasumber lain dalam acara ini adalah biarawati Katolik dan perwakilan masyarakat adat

BANYAK DIBACA

LIPUTAN KHUSUS

Seruan dari Labuan Bajo Usai Nobar “Pesta Babi”: Vatikan Ambil Sikap atas Krisis Papua

Di tengah friksi yang kasat mata dalam cara uskup di Papua merespons masalah kemanusiaan dan memicu kebingungan, muncul desakan konkret: saatnya Gereja universal berhenti diam, harus mengambil sikap.

Perempuan Bicara

Melawan Ketidakadilan terhadap Perempuan: Mengenang R.A. Kartini

Kartini bukan sekadar nama, tapi mimpi tentang martabat perempuan yang setara

Mengubur Parang, Menyemai ‘Taan Tou’ untuk Adonara yang Damai

Jika kehormatan terus-menerus dibayar dengan darah, bukankah yang sedang kita wariskan kepada anak cucu bukan kemuliaan, melainkan lingkaran kekerasan yang tak pernah usai?

Lawan Kekerasan Seksual

Kami berkomitmen melawan segala bentuk kekerasan seksual. Karena itu, kami telah menerbitkan pedoman khusus untuk pencegahan dan penanganan kekerasan seksual.

KoLiterAksi merupakan halaman yang khusus kami sediakan untuk artikel-artikel terkait edukasi. Kami membuka ruang seluas-luasnya kepada pelajar, guru, mahasiswa, dosen, pemerhati pendidikan, maupun masyarakat umum untuk menulis. Inisiatif ini merupakan upaya mendukung literasi di NTT, bagian dari kolaborasi Floresa, Sunspirif for Justice and Peace dan Rumah Baca Aksara

Kami merilis seri liputan khusus tentang kasus kekerasan seksual di Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng. Kasus ini melibatkan pelaku dosen sekaligus imam Katolik, dengan penyintas mahasiswi, mengisyaratkan kentalnya relasi kuasa yang timpang. Kami membingkainya dalam tema Demi Nama Baik Gereja. Baca seri liputannya di sini.

Di Depan Patung Bunda Maria

Nai berdiri di ceperan tembok penahan jalan. Angin siang...

Perempuan di Musim Kemarau 

Cerpen "Perempuan di Musim Kemarau" karya Teofilus Afres

Guru Mika

Selepas kejadian yang nyaris mencampakkan tubuhku ke liang lahat,...

Bapak dan Televisi

Malam itu, tak ada acara menonton televisi seperti biasa. Bapak menggantinya dengan khotbah kebangsaan. Aku dan ibu diperintahkan duduk di sofa
Ulasan tentang buku, artikel jurnal dan film, sembari menemukan relevansinya dengan konteks saat ini.

Ketika Pakaian yang Kita Kenakan Diam‑Diam Menggerogoti Tubuh: Awasan dari Film “Menolak Punah”

Film ini tidak memerintah penonton untuk segera berubah, tetapi meninggalkan kegelisahan yang sulit dihapus—tentang apa yang kita kenakan, kita cuci, kita buang, dan tanpa sadar kita wariskan

Kolonialisme Hijau Berkedok Dekarbonisasi

Kolonialisme hijau terus merampas sumber daya dan mereproduksi relasi kolonial — sambil menyamarkan diri dalam jubah pembangunan ramah lingkungan

Membaca Kembali Jejak Militerisme yang Kini Menguat dalam Format Baru

Setiap kali militer kembali diberi ruang istimewa, baik lewat bisnis, proyek, maupun kekuasaan formal, yang sebenarnya terjadi adalah penebalan dinding antara rakyat dan negara