Puisi-puisi Eugen Sardono

Pondik Lahir Kembali (i) Di sebuah daerah yang terkenal dengan pegunungan kisah Pondik menjadi kisah bersama, senada lagi seirama mulut-mulut menuturkan secara estafet (ii) Pondik berjalan semua mata menatap bukan karena kegantengan, tetapi karena...

[Cerpen] Perayaan Pengampunan Sang Politisi

Oleh: Atra Senudin Lolongan anjing terus meraung sejak beberapa jam lalu. Suaranya memekikan telinga. Suara lolongan itu panjang dan memberi kesan menakutkan. Suara itu bergema membelah cakrawala. Sementara malam...

Puisi-puisi Eugen Sardono

Cintaku Sampai di Belis (i) Ahima, nama sang kekasih jiwaku Namamu sudah, dilekatkan di hatiku semenjak engkau berusia tujuh belas tahun Kalau engkau masih ragu, silakan kita membela dada Tuhan, tuk menjawab...

Puisi-Puisi Pipo Sudarlin

SANG  DEWA Ketika langkah kami enggan lagi menjalar ketika hati kami mendampar noda ketika bibir kami tak lagi menari dengan baik dan ketika mata kami tak lagi memadu kasih Sadarlah kami bahwa...

Puisi-puisi Joan Udu

Ibu /a/ Di depan kerdip lilin kembar Ibu sendiri. Terjaga di atas amsal-amsal suci Kata demi kata ia kunyah halus-halus Sudah itu diteguknya lekas-lekas Satu teguk, dua teguk, tiga teguk Di ujung suatu lenguhan...

[Puisi] Cum Laude untuk Pak Ben Mboi

Oleh: AGUSTINUS DAWARJA Pak Ben.... Pertama kali aku berjumpa denganmu di tahun 82-an Saat itu aku masih sekolah menengah di Seminari Kisol Kau datang bersama Ibu Nafsiah Tak ada kesan luar biasa saat...

Kembalikan Tanah Kami

Karya: THOMY B. HENOZ Senja itu, saya bersama teman-teman menghabiskan waktu di pantai.  Berbaring di pasir sembari menikmati senja yang perlahan ditelan kelam. Pantai ini adalah tempat favorit kami....

Engkau Bilang Seni

Oleh: GERARD BIBANG 1/ engkau bilang narasi itu seni untuk manipulasi dan licik aku bilang, tidak! seniman adalah makhluk yang berhasrat merdeka yang peka akan gerak keindahan hidup yang mengkebiri nafsu akan barang ini...

[Cerpen] Kemarinku Hilang

Oleh: ADRIAN KERAF Malam itu semakin larut dan semakin dingin. Kusulut terus rokok filter kesukaanku untuk mengimbangi diginnya malam itu, dengan maksud suhu tubuku terjaga. Maklum saya pemadat. Saya...

Menanti Pemimpin Baru

Oleh: NASARIUS FIDIN Wajah rakyat nampak garang Segarang halilintar menyambar awang Menyerang nyilang laksana kutilang Melihat para pejabat bertingkah kacang nan gemilang   Rakyatku gamang Rakyatku malang Sampai nyawa melayang Karena di anggap layang-layang   Para pejabat kurang merapat Saat...

Cita-cita yang Enggan Terbang

Oleh: JIMMY YOHANES HYRONIMUS Gerbang telah ditutup. Pak Amin telah meletakkan kunci gembok sekolah dalam saku celana tuanya. Beberapa detik yang lalu Nadia...

Puisi-puisi Erwin Teso

Sabda Sabda adalah kejenuhan Hukum adalah kenikmatan Yang terkulai ke kanan Sebab kiri sudah tak bertangan Saat tirai tersingkap Pasrah tlah ditancap Lenyap mata yang luka ratap tinggal bening penuh harap Jubah telah ditanggalkan Selepas penat berjarak...

Momen Kembali

Karya: NASARIUS FIDIN selepas waktu usai setahun aku merayakan momen kembali masuk ke rahim keaslian seni budaya guna menjunjung nilai-nilai budaya Manggarai momen kembali, ruang kembali waktu di mana anak rantau berbagi beribu pesan ruang...

TERKINI