[Cerpen] Saat Cinta itu Sulit Dipercaya

  OLEH : GREGORIUS AFIOMA Pada hari Valentine, saya ada janji tukaran coklat dengan teman-teman di kelas. Ketika sedang membungkus kado pada pagi hari, seorang teman menyindir saya. “Apa...

Tukang Ojek Gadungan

Oleh: LIAN KURNIAWAN Pagi sekali, perjalanan jauh itu harus dimulai. Entah ada urusan apa, Alo hanya diminta untuk mengantar sang ayah ke kota. Alo sendiri begitu antusias, sebab...

Di Situ, Saya Kadang Merasa “Sebek”

Lanjutan dari cerpen Menanti Senja Berlalu Oleh: NANA LALONG Gongger di jelang senja yang ke sekian bagi sepasang kekasih yang selalu saja datang jelang senja pada jembatan terpanjang di pesisir...

[Puisi] Gembala

Oleh: ARIEF LAGA Aku pusing Menyeka harum gaun kebesaranmu yang agung Tanpa kau paksa aku pasti bersenandung  Menerima hadirmu dengan ribuan kidung Aku domba yang merindu kasihmu yang ulung --- Aku, satu dari miliaran domba Inginkan...

[Cerpen] Arang dalam Mata Garuda

Oleh: YOVAN ABDULLAH Orang bilang dia gagak. Ia malam berkabut. Kelam. Dan orang sekampung memanggilnya Ngkula. Hitam. Ia sebenarnya punya nama: Viktorius, dipanggil Viktor, itu saja, tanpa embel-embel nama...

Desember Rein ’14: Puisi-Puisi Adven Gerard Bibang

DESEMBER REIN ’14 (20.21.22)     JALAN   Sepanjang jalan pulang aku memikirkan kisah kami yang punya benang merah dengan cerita berjuta bintang yang berasmara melalui kilauan cahaya-cahaya mereka. Sekarang aku tahu darimana...

[Puisi] Mata Air

Karya: Febrianus Suhardi  I di bawah kaki bukit yang muram aku mengigau sepanjang pagi meratapi gusar dan letih yang meretak tak bertepi. II pada mentari yang meninggi kuoleskan bekas luka, mencungkil kembali bintik memerah pudar. III senja yang itu tak mampu...

“Wanita di Jantung Belantara,” Puisi Lian Kurniawan

Pekat malam itu begitu rapat menyelimut segenap cerita. Ia datang menjemput sang kekasih tercinta yang terdampar di jantung belantara, dengan obor di tangan. Kobar obornya terombang-ambing seturut alunan manja angin malam nafasnya tersengal-sengal mengibas jarak. "Seberapa...

Aletheia Ledalero Pentaskan ‘Kotbah’

Maumere, Floresa.co - Mengantar para penikmat sastra masuk dalam suasana paska, kelompok teater Aletheia Ledalero mementaskan teater berjudul “Kotbah” pada Selasa malam 22 Maret 2016. Hadir dalam pementasan...

“Kepalsuan,” Puisi Anjany Podangsa

KEPALSUAN   Terbelenggu sepi dalam ruang hampaan hati Ku lihat langit Pertiwi ingin menangis perih keadilan telah dipermainkan dengan uang kebenaran telah di perjual belikan seakan akan nurani telah tiada..   Hanya fitnah dan kekejaman Penderitaan seakan...

Bang Motang

Karya: NANA LALONG Orang besar se-Flores sekali waktu diundang ke sebuah perjamuan di lembah Ruteng. Tidak mereka kenal persis siapa tuan yang menjamu mereka di perjamuan malam itu....

Wajah Maaf Sang Ibu dan Ayah

Karya: NASARIUS FIDIN kutermenung di bawah payung duka mengenai kepergianmu tak secuil senyum dari bibir manismu tak seuntai pesan buat ibu, ayah, saudara, sahabatmu… menyisakan pilu menggumpal di kalbu   aku merenung-renung… kala kujumpai wajah...

Endong Patola

Oleh: NANA LALONG Lelaki yang selalu nangkring di pantai itu bertahun-tahun terobsesi daya magis endong patola, patola tau sama wulang. Itulah matahari atau tepatnya sebentuk sunset yang diburunya...

TERKINI