Jumat, 10 Juli 2020

[Puisi] Pesona Kekuasaan

Karya: YONES HAMBUR … Dengar sang ‘kekuasaan’, Sebar, tebar kobar keelokanmu, Gagah perkasa citra rasamu, Merasuk jiwa penuh dahaga, Bagi hati sang perakus akan dirimu, … Aurahmu semakin menggelora, terpancar dari dirimu, Mengguncang tabiat...

Di Situ, Saya Kadang Merasa “Sebek”

Lanjutan dari cerpen Menanti Senja Berlalu Oleh: NANA LALONG Gongger di jelang senja yang ke sekian bagi sepasang kekasih yang selalu saja datang jelang senja pada jembatan...

[Puisi] Gadis Malam

Oleh: ALDUS WAE Bagai puntung engkau berbaris Di samping rel engkau mengais Dengan bangga engkau narsis Demi hidup engkau berjualan karcis Masihkah engkau gadis? - Malam engkau terlihat mempesona Siang engkau terbujur...

[Cerpen] Kematian Sumpah

Oleh: ORIOL DAMPUK   Waktu menunjukkan pukul 17.50 WITA. Panaroma sunset menghiasi perjalanan melelahkan ini. Bentangan laut yang diapiti puluhan pulau mewarnai keinginanku untuk segera sampai...

Pondik: Episode Gong Gaib

Oleh: BURUNG KEHICAP (Cerita ini disadur ulang oleh penulis setelah mendengarkan tuturan dari ayahnya dan disesuaikan dengan tuturan beberapa tetua di kampung halamannya) Suatu senja Pondik memasuki...

Endong Patola

Oleh: NANA LALONG Lelaki yang selalu nangkring di pantai itu bertahun-tahun terobsesi daya magis endong patola, patola tau sama wulang. Itulah matahari atau tepatnya sebentuk...

Menanti Pemimpin Baru

Oleh: NASARIUS FIDIN Wajah rakyat nampak garang Segarang halilintar menyambar awang Menyerang nyilang laksana kutilang Melihat para pejabat bertingkah kacang nan gemilang   Rakyatku gamang Rakyatku malang Sampai nyawa melayang Karena di anggap layang-layang   Para...

Lelaki yang Mencuri Malam di Cepi Watu

Karya: NANA LALONG Ketika senja merapat, satu dua kendaraan bermotor memasuki pantai. Gebyar musik terdengar dari pub-pub. Orang-orang itu memarkir kendaraan. Ada yang lekas melipir...

Puisi Anjany dan Evan: Rindu Itu, Kita

Anjany Melempar Rindu Jarak iaa... jarak Itulah spasi rinduku Ingin ku berlari memeluk mu Tidakkk..... Itu cuma bayang-mu yang terus bergentayangan di hadapanku Hanya napas panjang yang terus bernada dan hanya...

[Puisi] Derita di Kolong Langit

Karya: AGUSTINUS YOGI D. WARUT Pelita itu di atas kaki dian Sebab tersembunyi pun akan dinyatakan Meski banyak kata t’lah tertelan Suara parau terseka di alas tenggorokan   Jariku terlampau...

[Cerpen] Di Pantai yang Melupakan Waktu!

Oleh: GREGORIUS AFIOMA Jika kau duduk di pantai itu, waktu terasa berhenti. Kau bisa menikmati percakapan dengan temanmu hingga melupakan waktu. Dari pagi kau bisa...

[Puisi] Pelacur Demokrasi dan Gadis Perempatan

Karya: FLAFIANI JEHALU PELACUR DEMOKRASI Akan tiba waktunya Aku akan berdiri di bawah bendera negerimu tanpa busana Biar kau lihat rusuk-rusukku yang mulai menangis darah Jantungku yang mulai berdetak pelan Akan...

Bang Motang

Karya: NANA LALONG Orang besar se-Flores sekali waktu diundang ke sebuah perjamuan di lembah Ruteng. Tidak mereka kenal persis siapa tuan yang menjamu mereka di...

TERKINI