Rabu, 8 Juli 2020

Maria Matildis Banda Rilis “Suara Samudra” Novel dengan Latar Lamalera

Floresa.co - Maria Matildis Banda, sastrawati asal Nusa Tenggara Timur (NTT) meluncurkan karya terbarunya, sebuah novel dengan latar situasi di Lamalera, Kabupaten Lembata. Novel dengan judul...

Percakapan dengan Ibu

Oleh: IWAN JEMADI, pecinta sastra “Untuk apa sebenarnya kita hidup, Bu?” Pertanyaan itu menggantung di sebuah ruang...

[Cerpen] Di Pantai yang Melupakan Waktu!

Oleh: GREGORIUS AFIOMA Jika kau duduk di pantai itu, waktu terasa berhenti. Kau bisa menikmati percakapan dengan temanmu hingga melupakan waktu. Dari pagi kau bisa...

[Puisi] Lorang Tambang

Oleh: Gerard N. Bibang 1. di tepi lubang ini, kami duduk sambil menangis meratapi bumi wae teku* kami sudah lama mengering sungai-sungai mengalirkan bau amis natas labar* kami telah tiada uma rana* dan ladang-ladang...

Tukang Ojek Gadungan

Oleh: LIAN KURNIAWAN Pagi sekali, perjalanan jauh itu harus dimulai. Entah ada urusan apa, Alo hanya diminta untuk mengantar sang ayah ke kota. Alo sendiri...

Menanti Senja Berlalu

Karya: Nana Lalong Bagaimana mungkin kau membiarkan aku menunggu selama ini? Gadis itu menyatakan kecemasanya dengan jujur. Seringkali ia mengatakannya sambil memandang ke cermin. Ada kemudian...

Lebih Dekat dengan “BeKas,” Kelompok Seni Sanpio

Floresa.co - Komunitas Bengkel Kata Sanpio (BEKAS) adalah sebuah wadah sastra bagi para seminaris SMA Seminari Pius XII Kisol yang berada langsung di bawah naungan...

“Wanita di Jantung Belantara,” Puisi Lian Kurniawan

Pekat malam itu begitu rapat menyelimut segenap cerita. Ia datang menjemput sang kekasih tercinta yang terdampar di jantung belantara, dengan obor di tangan. Kobar obornya terombang-ambing seturut alunan manja angin malam nafasnya...

[Puisi] Gadis Malam

Oleh: ALDUS WAE Bagai puntung engkau berbaris Di samping rel engkau mengais Dengan bangga engkau narsis Demi hidup engkau berjualan karcis Masihkah engkau gadis? - Malam engkau terlihat mempesona Siang engkau terbujur...

[Puisi] Nyanyian Rakyat dan Koruptor

Karya: MILIN KOWA Mimpi sejumpai menghanyutkan diriku Merekah masa depan yang penuh tanda tanya   Malam itu Kumengerti yang kucari Kumengerti yang kunanti Satu sebuah ya Aku tahu Aku temukan   Mataku memandang keanggunan Hatiku melirik kenikmatan Hasratku terpenuhi Badai...

[Puisi] Pesona Kekuasaan

Karya: YONES HAMBUR … Dengar sang ‘kekuasaan’, Sebar, tebar kobar keelokanmu, Gagah perkasa citra rasamu, Merasuk jiwa penuh dahaga, Bagi hati sang perakus akan dirimu, … Aurahmu semakin menggelora, terpancar dari dirimu, Mengguncang tabiat...

“Kepalsuan,” Puisi Anjany Podangsa

KEPALSUAN   Terbelenggu sepi dalam ruang hampaan hati Ku lihat langit Pertiwi ingin menangis perih keadilan telah dipermainkan dengan uang kebenaran telah di perjual belikan seakan akan nurani telah tiada..   Hanya fitnah...

[Puisi] Mata Air

Karya: Febrianus Suhardi  I di bawah kaki bukit yang muram aku mengigau sepanjang pagi meratapi gusar dan letih yang meretak tak bertepi. II pada mentari yang meninggi kuoleskan bekas luka, mencungkil kembali bintik memerah pudar. III senja...

TERKINI