Pantai Pede, Surga yang (akan) Terluka

Oleh: MARSELINUS NIRWAN LURU  Pede (kata Bahasa Manggarai) bila di-Indonesia-kan berarti pesan, bisa juga titipan. Sebuah nama yang mengandung makna sangat dalam. Bagi saya, Pantai Pede berarti lokasi...

Menyoal Jefry Jadi Tersangka

OLEH: EDI DANGGUR Pada 22 Juli lalu, Floresa.co melansir  berita berjudul, “Meski Ada Perdamaian, Polisi Masih Tetapkan Jefry Sebagai Tersangka”. Polisi, dalam hal ini penyidik, memang berwenang menetapkan seorang terlapor jadi...

Ratapan Untuk Manggaraiku

Oleh: RICKY RICHARD SEHAJUN Manggaraiku, kata-katamu "muku ca pu’u neka woleng curup, teu ca ambo neka woleng lako" (pisang serumpun tidak terpisah, tebu serumpun tidak berjalan sendiri) telah...

Pantai Pede: Arena Konfrontasi Kelas

Oleh: ERICK GASA “Medan (arena) pada dasarnya adalah tempat persaingan dan perjuangan”  (Haryatmoko, Membongkar Rezim Kepastian, 2016) Polemik Pantai Pede di Labuan Bajo, Manggarai Barat (Mabar) – Flores sejatinya...

HAM dan Amnesia Nasional

Oleh: Alfred Tuname, kolumnis Floresa, pemerhati isu sosial dan politik Politik adalah soal kemanusiaan. Politik tidak hanya berkisar seputar kekuasaan. Ketika politik bersangkutan dengan kekuasaan, maka kekuasaan itu...

Derita Batin Demi Label

Oleh: EDI DANGGUR Advokat dan Dosen Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya Jakarta Di Cafe Hotel Mesra, yang terletak di sebuah bukit di tengah Kota Samarinda, dua tahun lalu, saya...

Pilkada dan “Civil Disobedience”

Oleh: YORNES PANGGUR OFM Menjelang Pilkada Manggarai dan Manggarai Barat pada Desember mendatang, perhatian kita tertuju kepada para calon/paket kepala daerah. Banyak pihak antusias mengupas profil, visi, dan...

TERKINI