Musrembang Desa Golo Wuas Matim pada Rabu, 25 September 2019. (Foto: Floresa).

Borong, Floresa.coCamat Elar Selatan, Stephanus Lamar berjanji akan turut mengawasi penggunaan dana desa di wilayah pemerintahannya. Menurutnya, walaupun laporan administrasi sudah beres, ia akan mengecek kondisi fisik proyek dana desa.

“Saya orangnya seperti Santu Tomas. Saya tidak akan percaya jika hanya melihat laporan administrasinya saja karena itu bisa dimanipulasi. Saya harus cek sendiri seperti apa kondisi di lapangan,” katanya saat menghadiri Musrembangdes, Desa Golowuas, Rabu 26 September 2019.

Langkah itu ia ambil, katanya karena camat berwenang merekomendasikan pencairan dana desa.

“Kalau penggunaan dana desanya tidak jelas, maka saya tidak akan merekomendasikan pencairan tahap berikutnya,” tegasnya.

Sementara itu, Pendamping Kecamatan Elar Selatan, Hendrikus Diti meminta masyarakat turut mengawasi penggunaan dana desa.

“Semua program desa itu dilaksanakan berdasarkan usulan dari masyarakat. Jadi masyarakat harus mengawasi pelaksanaan penggunaan dana desa itu sendiri karena dana desa itu miliknya masyarakat desa,” katanya dalam kegiatan Musrenbangdes desa itu pada Rabu, 26 september 2019.

Selain pendamping tingkat desa, dia mengatakan, ke depanya pendamping tingkat kecamatan juga turut mengambil bagian dalam mengawasi dana desa.

“Ke depanya kami akan turun langsung memeriksa penggunaan dana desa, apakah kondisi fisiknya sesuai dengan laporan administrasi yang kami terima,” katanya.

Ia menegaskan, jika ada penyelewengan, pihaknya tidak akan segan-segan untuk mengambil tindakan.

“Walaupun inspektoratnya sudah periksa, kami tetap periksa lagi. Kalau tidak sesuai laporan akan kami tindaklanjuti,” ujarnya.

Gabrin Anggur/Floresa