Bupati dan wakil bupati Manggarai Timur (Matim), Andreas Agas dan Stefanus Jaghur. (Foto: Ist)

Floresa.co – Bupati Manggarai Timur, Andreas Agas akan menghapus program-program dan kegiatan-kegiatan Perangkat Daerah tahun-tahun sebelumnya yang tidak mendukung pencapaian visi-misi Kabupaten itu selama masa kepemimpinannya ima tahun ke depan.

Agas yang terpilih bersama Stefanus Jaghur menjadi bupati dan wakil bupati Matim pada Pilkada 27 Juni 2018 itu mengusung visi, Mewujudkan Matim Seber (Manggarai Timur Sejahtera, Berdaya dan Berbudaya).

Agas menegaskan, program-program pembangunan pemerintah sebelumnya yang tidak mendukung terwujudnya Matim Seber tidak boleh dimunculkan lagi pada Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah tahun 2019-2024.

“Kami menyadari konsekuensi dari keputusan tersebut, yaitu ketika program-program lama dihapus, maka ada bidang-bidang di Perangkat Daerah yang ikut terhapus,” kata Agas saat membuka kegiatan Musrenbang RPJMD Manggarai Timur tahun 2019-2024 di Aula Kantor Bupati Matim, Kamis, 12 Juli 2019.

Meski demikian, lanjutnya, di masa kepemimpinan dirinya dan Wabup Jaghur, tentu ada program-program baru, sehingga akan membentuk bidang-bidang baru pada Perangkat Daerah.

“Bahkan mungkin diperlukan pembentukan atau pemekaran Perangkat Daerah,” katanya.

Ia tidak merinci program-program lama apa saja yang akan dihapus. Dari daftar sejumlah program utama Kabupaten Matim selama lima tahun ke depan, program baru yang digenjot Agas-Jaghur adalah Sekolah Bahagia, Koperasi Likang Telu, Community Based Tourism, Infrastruktur Tuntas,  dan Program Pelayanan Publik Berbasis Kearifan Lokal.

Sebelum menjadi bupati, Agas adalah wakil bupati Matim selama dua periode, mendampingi Bupati Yoseph Tote.

ADR/Floresa