Presiden Jokowi saat memantau kondisi jalan Puncak Waringin-Labuan Bajo, Rabu, 10 Juli 2019. (Foto: Floresa).

Labuan Bajo, Floresa.co – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo mengatakan akan membubarkan Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo- Flores (BOP LBF) jika keberadaannya tidak memberikan manfaat untuk masyarakat.

Menurutnya, ada tidaknya lembaga tersebut tergantung persetujuan dan kontribusinya kepada masyarakat setempat.

“Yang penting orientasinya ke rakyat. Kalau Badan Otorita Pariwisata ga memberikan keuntungan ke rakyat, ga usa,” katanya kepada awak media usai mengunjungi rest area milik Pemda Mabar di Puncak  Waringin, Labuan Bajo, Rabu 10 Juli 2019.  

Baca Juga: Jelang Kedatangan Jokowi, Toilet di Bandara Komodo Tampak Jorok

Lebih lanjut, katanya, dalam pembangunan pariwisata di Labuan Bajo, peran bupati dan gubernur sangat penting. Oleh karena itu, kewenangan besar hendaknya diberikan kepada pemimpin wilayah itu,

“Saya sampaikan, kalau (BOP) tidak (berguna) stop. Gampang, Karena di sini juga ada bupati gubernur untuk apa? (Kewenangan koordinasi diberikan kepada) kepala daerah,” tagasnya.  

Baca Juga: Warga Labuan Bajo: Hidup Jokowi…Hidup Jokowi….!

BOP sendiri dibentuk melalui Peraturan Presiden Nomor 32 Tahun 2018. Hingga saat ini, keberadaan lembaga yang dipimpin oleh Shana Fatina itu masih menuai pro dan kontra di tengah masyarakat Labuan Bajo.

Beberapa waktu lalu, elemen masyarakat yang terdiri dari berbagai profesi, yakni aktivis, pelaku pariwisata, dan beberap lainnya menggelar aksi meminta Presiden Jokowi membubarkan lembaga itu.

Selain itu, DPRD Mabar juga mengaku tidak pernah menjalin komunikasi dengan pihak BOP hingga ada juga yang menulis buku yang secara khusus mengulas lembaga tersebut.

Ferdinand Ambo/ARJ/Floresa