Jokowi disambut secara adat Manggarai di Bandara Udara Komodo-Labuan Bajo pada Rabu, 10 Juni 2019. (Foto: Floresa).

Labuan Bajo, Floresa.coPresiden Joko Widodo berkomitmen membangun Labuan Bajo, ibu kota Kabupaten Manggari Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT) agar semakin maju.

Itu dilakukannya, karena segmen destinasi wisata Labuan Bajo berada di kelas premium, yang berbeda dengan beberapa tempat lain.

“Kita kan sudah rencanakan dua tahun yang lalu, kita ingin ada 10 destinsi baru, dan empat yang ingin kita prioritaskan, salah satunya ialah Labuan Bajo,” ujarnya saat mengunjungi Labuan Bajo, 10 Juli 2019.

Untuk mendukung itu, ia berjanji akan membenahi infrastruktur seperti pelabuhan udara, laut dan akses air bersih paling lambat pada tahun 2020 mendatang.

Baca Juga: Soal BOP, Jokowi: Kalau Tidak Berguna, Stop!

Sementara, terkait Bandara Udara Komodo, ia mengatakan akan melakukan pelelangan kepada pihak ketiga yang memiliki jaringan pariwisata sehingga akan meningkatkan

“Pengelolaan akan dilelangkan, terutama kita ingin airport ini memiliki jaringan pariwisata internasional, sehingga yang datang ke sini, turis-turis diharapkan meningkatkan devisa,” katanya.

“Oleh sebab itu, penataan kawasan di Labuan Bajo ini penting sekali,” ujarnya.

Baca Juga: Jelang Kedatangan Jokowi, Toilet di Bandara Komodo Tampak Jorok

Ia juga beranji akan membenahi suplai air bersin serta pemisahan dermaga penumpang dengan barang.

Kunjungan kali ini ke Labuan Bajo merupakan yang kedua selama ia menjabat sebagai presiden. Usai dari turun dari Bandara Komodo, beberapa tempat ia kunjungi, yakni Puncak Waringin di mana di tempat tersebut ia pernah didirikan hotel milik Pemda Mabar, namun terbakar.

Setelahnya, ia juga mengunjungi Hotel Marina di Kampung Ujung. Sama seperti di Bandara Udara Komodo dan Puncak Waringin, di Hotel Marina, Jokowi dikerumuni warga yang ingin bersalaman serta berfoto dengannya.

Ferdinand Ambo/ARJ/Floresa