Satpol PP Manggarai Barat menyegel bangunan SPBU di Marambok karena tak berizin (Foto: Ferdinand/Floresa)

Labuan Bajo, Floresa.co – Meski belum mengantongi izin mendirikan bangunan, pemilik  Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Satu Harga di kawasan irigasi Marombok, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, nekat memulai pembangunan.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Manggarai Barat bahkan sudah sempat menyegel dengan pita kuning sebagai tanda bangunan yang terletak di sisi jalan Trans Flores itu belum memiliki izin.

Namun, pantauan Floresa.co, Senin (1/7) pita kuning yang dipasng Satpol PP itu sudah dibuka kembali. Bahkan tukang kembali bekerja melanjutkan pembangunan.

Kepala Satpol PP Stef Salut mengatakan pihaknya menyegel dengan pita kuning karena bangunan tersebut tidak mengantongi izin.

“Itu SPBU milik Kokeng tidak ada izin. Sampai hari ini, mulai dari izin dasar sama sekali belum ada. Makanya kami melakukan penyegelan,” ujarnya.

Stef mengatakan setelah penyegelan itu, pemilik SPBU baru mengurus perizinan mulai dari tingkat kelurahan hingga kantor Dinas Perizinan.

Terkait segel pita kuning yang sudah dicabut, Stef mengatakan hal itu dilakukan untuk mempermudah pihak terkait dalam proses perizinan.

Kepala Dinas Perizinan Abdurahman mengatakan penyegelan yang dilakukan Satpol PP merupakan atas permintaannya.

“Sekarang mereka sedang proses izin. Tetapi sejauh ini belum ada rekomendasi dari Dinas Pertanian. Kita masih menunggu rekomendasi tersebut dan juga  izin dari Dinas PUPR,” ujarnya.

Terkait lokasi SPBU yang berada di kawasan irigasi, Kepala Dinas Pertanian Angglus Apul mengatakan pihaknya akan menggelar pertemuan dengan Asisten II untuk membahasnya.

Angglus tidak menampik bahwa lokasi pembangunan SPBU merupakan kawasan irigasi.

“Kami belum berikan rekomendasi. Tetapi dari pemohon sudah ajukan permohonan ke Bupati. Sebantar kita akan menggelar rapat terkait ini,” ujar Angglus.

Angglus menambahkan meski merupakan kawasan irigasi, tetapi bukan tak bisa dialihfungsikan dengan alasan untuk kepentingan umum.

Ferdinand/Floresa