Para korban kecelakaan bis kayu di Manggarai Barat pada Sabtu, 1 Juni 2019 sedang dirawat di RSUD Komodo. (Foto: Ist)

Floresa.co – Sebuah bis kayu di Manggarai Barat (Mabar) yang mengangkut 32 penumpang mengalami kecelakaan pada Sabtu, 1 Juni 2019.

Bis kayu New Gardena dengan nomor polisi EB 2420 G yang dikemudikan Mohamad Kristo itu mengalami kecelakaan saat berusaha melewati tanjakan di kampung Rai, Desa Pota Wangka, Kecamatan Boleng, Kabupaten Mabar, di area ruas jalan Terang – Labuan Bajo.

Diduga, kecelakaan terjadi karena sopir tak mampu mengendalikan kendaraan yang melewati kondisi jalan sangat buruk. Apalagi lokasi tersebut berupa tanjakan curam. Bis kayu itu pun oleng dan terbalik.

Dari 32 korban, tiga di antaranya dilaporkan mengalami luka parah.

Semua penumpang dievakuasi oleh aparat Polres Manggarai Barat di bawah pimpinan Kasat Lantas Iptu Firramudin Nurdin. Kini mereka menjalani perawatan di RSUD Komodo, Labuan Bajo.

Direktur RSUD Komodo Mikael Yaman menjelaskan, terdapat satu orang korban dalam keadaan hamil dan mengalami putus jari tangan. Korban atas nama Lista Melia asal Mberheleng, Desa Mbuit itu harus segera dirujuk ke Rumah Sakit Siloam karena dikhawatirkan terjadi sesuatu dengan janinnnya.

RSUD Komodo, jelas Mikael, mengalami kendala dalam menangani ketiga pasien yang mengalami luka berat.

Namun, tambahnya, pihak keluarga korban mengaku kesulitan berobat di tempat lain karena kesulitan biaya.

“Belum ada yang bertanggung jawab jika segera dirujuk ke Siloam. Kan itu rumah sakit swasta yang biayanya besar,” ujarnya.

Para penumpang mengaku hendak bepergian ke Labuan Bajo, untuk kegiatan rohani dan amal.

“Kami mau ke Panti Asuhan Binongko, merayakan penutupan Bulan Rosario sekaligus menyerahkan bantuan ke Panti Asuhan,” kata Fadula Sanur, salah seorang penumpang kepada Floresa.co.

“Setibanya di Rai, jalan menanjak dan berlubang, di situlah kendaraan mengalami kecelakaan,” lanjutnya.

NAN/Floresa