Victor Laiskodat (Foto: Teropongsenayan.com).

Ruteng, Floresa.co – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Manggarai tahun 2018. Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK diterima Bupati Manggarai Deno Kamelus pada Senin, 27 Mei 2019.

WTP merupakan opini tertinggi BPK. Opini tertinggi ini baru pertama kali diraih Kabupaten Manggarai. Pada tahun-tahun sebelumnya Manggarai hanya meraih opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Atas raihan prestasi tersebut, Deno berterima kasih pada segenap staf dan pimpinan perangkat daerah.

“Syukur kepada Tuhan dan terima kasih atas kerja keras, kerja sama, kerja tulus, fokus, terukur, tuntas dari seluruh staf dan pimpinan perangkat daerah selama sekian waktu sehingga kita memperoleh opini tertinggi yaitu WTP,” kata Deno sebagaimana dirilis Humas Protokol Pemkab Manggarai.

Opini WTP, lanjut Deno, merupakan pernyataan profesional dari BPK mengenai kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan. Laporan keuangan itu didasarkan pada empat kriteria.

Keempat kriteria tersebut yakni, kesesuaian dengan standar akutansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan (adequate disclosures), kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan efektivitas pengendalian intern.

“Kempat hal tersebutlah yang wajar tanpa pengecualian. Tantangan ke depan adalah mempertahankan dan mengembangkannya,” jelasnya.

WTP itu Biasa Saja

LHP BPK juga memberikan opini WTP atas LKPD Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Namun opini WTP ditanggapi biasa-biasa saja oleh Gubernur Victor Bungtilu Laiskodat.

“Kita dapat wajar tanpa pengecualian. Kita harus kerja, karena itu kan laporan investigasi dan baru secara administrasi. Tidak ada yang hebat dan itu biasa saja,” ucap Viktor sebagaimana dilansir Kompas.com.

Viktor menyebut, kerja administrasi tentu harus rapi. Dengan demikian, mendapatkan opini WTP merupakan suatu keharusan. Yang paling penting, kata Victor, kerja keras untuk mencapai target bahwa masyarakat NTT harus sejahtera.

NJM/Floresa