Peresmian Universitas Katolik Indonesia St. Paulus Ruteng. (Foto: Floresa).

Ruteng, Floresa.co – Perjuangan panjang Yayasan Pendidikan St. Paulus Ruteng (Yapespar) untuk mendirikan universitas di Manggarai terjawab sudah. Pada Minggu, 26 Mei 2019, dua sekolah tinggi di bawah yayasan tersebut dilebur menjadi satu universitas.

Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) St. Paulus ditingkatkan menjadi Universitas Katolik Indonesia (UKI) St. Paulus Ruteng.

UKI St. Paulus Ruteng diresmikan langsung oleh Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir. Nasir menaruh harapan yang besar pada kampus tersebut yakni, “menjadi universitas berkualitas di Indonesia bagian timur.”

Ia menegaskan anak-anak Indonesia harus cerdas dengan mengakses pendidikan yang berkualitas. Kehadiran kampus UKI St. Paulus Ruteng harus bisa mendukung upaya pemerintah dalam mencerdaskan anak-anak bangsa.

BC Juga: STKIP St. Paulus Ruteng akan Jadi Universitas Katolik

Ia meminta Keuskupan Ruteng dan Pemerintah Kabupaten Manggarai bisa bekerja sama untuk mendukung Yapespar dalam mengupayakan pendidikan berkualitas di kampus tersebut. Harapannya, kampus tersebut bisa membantu masyarakat Flores dan sekitarnya, termasuk masyarakat ekonomi lemah.

Pemerintah pusat, kata Nasir, juga akan memberikan perhatian untuk kampus tersebut. Mahasiswa dari keluarga tidak mampu akan mendapat beasiswa melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

“Penyebarannya (KIP Kuliah) tidak hanya Jawa sentris, tetapi Indonesia sentris,” tegas Nasir.

Pemkab Manggarai menyambut positif kehadiran UKI St. Paulus Ruteng. Kehadiran lembaga perguruan tinggi sekelas universitas akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Manggarai, terutama masyarakat kurang mampu untuk mengakses pendidikan tinggi.

“Dengan adanya universitas ini kita bisa tingkatkan mengenai aksesibilitas lulusan-lulusan SMK SMA untuk bisa masuk di jenjang pendidikan tinggi melalui universitas Santu Paulus ini,” kata Bupati Manggarai Deno Kamelus.

Baca Juga: STKIP dan STIKes St. Paulus Ruteng Resmi Jadi Universitas

Hal senada juga disampaikan Administrator Apostolik Keuskupan Ruteng Mgr Silvester San. Seiring perubahan status, UKI St. Paulus akan menghadirkan sejumlah program studi sesuai kebutuhan masyarakat. Dengan demikian masyarakat bebas memilih program studi tanpa harus pergi ke luar daerah.

“Mahasiswa yang berasal dari sini tidak perlu jauh-jauh pergi kuliah ke Jawa, Bali. Paling kurang prodi-prodi yang memenuhi syarat, bisa digunakan. Ketika mereka keluar daerah ini berarti prodi yang mereka butuhkan belum ada di sini,” ujarnya.

NJM/Floresa