Ruteng, Floresa.co – Seorang pelajar tewas di bendungan Wae Garit, Ruteng, Manggarai pada Selasa, 28 Mei 2019. Korban bernama Emilianus Gampur itu tenggelam setelah menceburkan diri ke dalam bendungan untuk berenang.

Awalnya, pelajar kelas XI pada SMAK Setia Bhakti Ruteng itu hendak merayakan hari ulang tahunnya yang ke-17. Ia mengajak 15 orang temannya untuk merayakannya sambil menikmati keindahan alam di sekitar bendungan Wae Garit.

Setiba di bendungan, beberapa rekannya menyalakan api lalu membakar ikan. Kemudian korban melepaskan pakaiannya lalu bersiap-siap melompat ke dalam bendungan untuk berenang.

Ia sempat dilarang oleh teman-temannya karena korban tidak pandai berenang. Namun ia tak mengindahkan larangan itu. Ia pun menceburkan diri.

Beberapa saat kemudian, ia muncul ke permukaan air dan meminta pertolongan. Teman-temannya sempat berusaha agar ia keluar dari bendungan. Namun upaya mereka sia-sia. Korban pun tenggelam ke dasar bendungan.

Teman-temannya pun membuka saluran pembuangan air dan volume air berkurang sekitar 30 menit kemudian. Korban pun dievakuasi dari dasar bendungan.

Ia sempat dilarikan ke RSUD dokter Ben Mboi Ruteng. Namun jiwanya tak terselamatkan. Kemudian korban diserahkan kepada pihak keluarga di Nterlango, Desa Poco Likang, Kecamatan Ruteng. Saat ini jenazah korban disemayamkan di rumah keluarganya.

“Korban diduga tidak bisa berenang sehingga ia tenggelam di dasar bendungan. Kami sudah serahkan jenazah korban kepada pihak keluarga dan pihak keluarga menerima kematian korban sebagai musibah,” jelas Kasubag Humas Polres Manggarai Daniel Jihu.

NJM/Floresa