Beberapa suster dan para pejabat yang melintasi jalan menuju Elar terpaksa harus keluar dari mobil agar kendaraan mereka itu bisa melewati bagian jalan yang rusak parah. (Foto: Ferdinand Ambo/Floresa)

Floresa.co – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Yosef Nae Soi dijadwalkan akan meresmikan pengerjaan jalan provinsi di wilayah Kabupaten Manggarai Timur (Matim) pada hari ini, Kamis 9 Mei 2019.

Peresmian tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama di Rana Mbeling, Kecamatan Kota Komba untuk pengerjaan jalan yang selama ini rusak parah.

Sebelumnya, pada Oktober 2018, Pemprov NTT menyatakan akan membangun 17,5 km jalan provinsi di wilayah Matim.

Dalam tahun anggaran 2019, Pemprov NTT mengalokasikan dana sebesar Rp 636 miliar dari APBD I untuk pembangunan jalan provinsi di seluruh wilayah.

Menurut Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) NTT, dana tersebut tidak termasuk untuk pembangunan jembatan, embung, pemeliharaan daerah irigasi, dan pembangunan daerah irigasi.

Anggaran untuk jalan meningkat signifikan, di mana di Pulau Flores, Pemprov NTT memprioritaskan pembangunan ruas jalan provinsi Bealaing-Mukun-Mbazang di Kabupaten Manggarai Timur sepanjang 17,5 km.

Untuk Pulau Timor, prioritasnya adalah ruas jalan Bokong-Lelogama di Kabupaten Kupang sepanjang 40 km dan di Pulau Sumba pembangunan ruas jalan Nggongi-Malahar di Kabupaten Sumba Timur sepanjang 20 km.

Untuk kabupaten-kabupaten lain yang ada jalan provinsi tapi tidak masuk dalam prioritas, tetap ada intervensi 4 km per kabupaten.

Dalam kunjungan kerja ke Matim pada 3 Mei, Gubernur Laiskodat mengatakan untuk menuntaskan pengerjaan jalan provinsi di kabupaten tersebut.

“Tidak pakai kilo (meter),” katanya kepada media terkait realisasi pengerjaan jalan provinsi di wilayah Matim.

Rosis Adir/Floresa