Dalam foto ini, tampak jasad Kepala Desa Terong, Kecamatan Satar Mese Barat, Kabupaten Manggarai yang membusuk setelah menghilang selama 15 hari. (Foto: Ist)

Ruteng, Floresa.co – Kepala Desa Terong, Kecamatan Satar Mese Barat, Kabupaten Manggarai ditemukan tewas dan membusuk setelah menghilang selama 15 hari.

Eduardus Palus, nama Kades tersebut, ditemukan warganya di hutan di sekitar desa itu pada Senin, 6 Mei 2019 sore.

Kabar penemuan jenazah korban tersebar di media sosial Facebook.

Pada akun Facebook Rudolf Rudolf yang memposting foto korban menunjukkan korban dalam posisi telungkup. Kondisi jasad korban sudah mulai hancur.

Kabar penemuan korban itu dibenarkan oleh Kapolsek Satar Mese, Gabriel Taek.

Namun ia tak menjelaskan lebih lanjut karena sedang dalam perjalanan menuju TKP.

“Kami sedang dalam perjalanan menuju TKP. Nanti saya kabarkan kalau sudah tiba di sana,” ujar Gabriel melalui selulernya.

Gabriel hanya menginformasikan bahwa kondisi korban sudah membusuk. “Berdasarkan informasi dari anggota kami di lokasi, kondisinya sudah membusuk,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Terong Stanislaus Harus yang dihubungi melalui selulernya enggan memberikan informasi. Ia buru-buru menutup telepon dengan alasan sedang rapat.

“Maaf pak, kami sedang rapat ini,” katanya.

Sebelumnya, korban dikabarkan menghilang sejak Minggu, 20 April 2019. Awalnya, pihak keluarga mengira korban sedang bertamu ke rumah warga atau bepergian ke tempat lain.

BACA: Kades di Satar Mese Barat Hilang Sejak Minggu Paskah

Keluarga mulai panik setelah pada Minggu malam hingga Senin pagi, korban tak kembali ke rumah. Istri korban pun memberitahukan hal itu kepada warga setempat.

Lalu, warga melakukan pencarian. Namun, upaya yang dilakukan berhari-hari itu tak membuahkan hasil. Lima belas hari kemudian, secara tak sengaja, korban ditemukan warga di hutan, tak jauh dari pemukiman warga.

NJM/Floresa