Ilustrasi. (Foto: Ist)

Floresa.co – Selain Hendrikus Abot alias Hen, sejumlah warga di Nangka, Desa Terong, Satar Mese Barat, Kabupaten Manggarai menyebutkan satu nama lagi yang terlibat dalam politik uang yang menyeret caleg Partai Amanat Nasional (PAN). Dia adalah Yakobus Kasim alias Jek.

Sama seperti Hen, Jek membagi-bagikan uang sambil mengajak warga setempat untuk memilih Magdalena Manul alias ibu Lena. Ibu Lena merupakan caleg nomor urut 1 PAN daerah pemilihan Manggarai 2 yang meliputi Kecamatan Satar Mese, Satar Mese Barat, dan Satar Mese Utara.

Jika Hen, yang sudah diadukan ke Bawaslu Manggarai, membagikan uang untuk membeli suara dari warga kampung Nangka umumnya, Jek hanya membagi-bagikan uang kepada pemilih yang memiliki hubungan keluarga dengannya.

Informasi yang dihimpun Floresa.co di kampung tersebut, Kamis, 25 April 2019 malam, terdapat tiga orang warga yang menerima uang melalui Jek Kasim. Mereka adalah Laurensius Sudir, Hendrikus Jemaru, dan Gaspar Gambur.

BACA JUGA: Bawaslu Manggarai Dalami Dugaan Politik Uang yang Menyeret Politisi PAN

Ketiganya menuturkan, Jek yang berinisiatif untuk meminta warga agar memilih Magdalena Manul dengan memberikan imbalan uang Rp 100.000 perorang.

“Dia (Jek Kasim) yang datang ke rumah saya. Meminta saya untuk pilih ibu Lena dan memberikan saya uang Rp 100.000,” tutur Laurens.

Laurens mengaku tidak membelanjakan uang tersebut. Setelah mengetahui tindakan tersebut dilarang dan kasus politik uang di wilayah itu dilaporkan ke Bawaslu, ia mendatangi rumah Jek dan mengembalikan uang tersebut.

“Saya kembalikan uangnya karena takut. Jangan sampai dengan menerima uang itu, saya terlibat masalah,” katanya.

Warga mengaku tidak tahu jika praktik beli suara termasuk pelanggaran Pemilu. Mereka menganggap uang dari caleg atau tim sukses merupakan rezeki yang datang tiba-tiba.

“Ini kan uang yang datang tiba-tiba. Apalagi kami sedang membutuhkan uang, makanya kami terima saja,” tutur Hendrikus Jemaru.

Sementara itu, Jek Kasim yang ditemui di rumahnya, membantah pengakuan warga yang juga saudaranya itu. Ia mengatakan tak pernah membagi-bagikan uang dan mengajak warga agar memilih caleg Magdalena Manul.

“Pemilu sudah selesai. Tidak ada masalah. Saya tidak ingin nama saya dibawa-bawa. Apa yang mereka sampaikan itu tidak benar. Saya tidak terlibat,” katanya.

NJM/Floresa