Presiden Jokowi mengenakan slempang songke dan peci songke saat berkunjung ke Labuan Bajo pada Minggu, 27 Desember 2015. (Foto: Ferdinand Ambo/Floresa)

Floresa.co – Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyampaikan terima kasih kepada warga NTT yang mayoritas memilihnya pada Pilpres 17 April 2019.

Hal itu ia sampaikan kepada Gubernur Viktor Buntilu Laiskodat, yang dipanggil khusus Jokowi ke istana pada Senin, 22 April 2019. Selain Laiskodat, dua gubernur lain dari daerah yang mayoritas mendukungnya yakni Bali dan Sulawesi Utara ikut dipanggil ke istana.

Menurut hasil hitung cepat atau quick count dari sejumlah lembaga, tiga provinsi itu meraih posisi teratas untuk pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Hasil quick count oleh Indikator Politik misalnya, di NTT Jokowi-Ma’ruf meraih 83,10 %, di Bali 90,14 % dan di Sulawesi Utara 77,12 %.

BACA JUGA: Apa yang Membuat Jokowi-Ma’ruf Menang Telak di NTT?

Tiga gubernur itu menyatakan, Jokowi berterima kasih kepada mereka.

Terkait perolehan suara Jokowi yang unggul di NTT, Laiskodat meyakini bahwa pihaknya tak memerlukan tim sukses karena  masyarakat NTT sudah cinta dengan Jokowi.

“Karena semua orang NTT itu cinta Jokowi. Jadi bukan kami yang kerja,” katanya.

“Kami ini hanya atur agar orang datang ke TPS,” lanjut politisi Partai Nasdem ini.

BACA JUGA: Jokowi Target Raih Minimal 80 Persen Suara di NTT

Laiskodat menjelaskan, dalam pertemuan itu Jokowi berpesan agar segera dibangun bendungan, jalan, listrik, air bersih, hingga perumahan.

BACA JUGA: Pemilu Jurdil vs Mimpi “People Power”

Dalam pertemuan itu, Jokowi didampingi Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

ARL/Floresa