Ketua Bawaslu Matim, Zakarias Gara (kiri); Wabup Matim, Stefanus Jaghur (tengah); dan Koordinator Sekretariat Bawaslu Matim, Wihelmus Rambung; saat kegiatan Sosialisasi Pengawasan Tahapan Pemilu Tahun 2019. (Foto: Floresa).

Borong, Floresa.coKoordinator Sekretariat Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Wihelmus Rambung meminta kepada Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) kabupaten itu untuk menambah tenaga PNS di lembaga itu.

Hal itu disampaikan Wihelmus kepada Wabup Stefanus Jahgur saat kegiatan “Sosialisasi Pengawasan Tahapan Pemilu Tahun 2019 Kepada Stakeholders Tingkat Kabupaten Manggarai Timur”, yang diselenggarakan oleh Bawaslu Matim, di Hotel Gloria-Borong, pada Selasa, 9 April 2019.

Menanggapi permintaan itu Wabup Stefanus yang hadir membuka kegiatan sekaligus membawakan materi tentang “Netralitas ASN” itu mengatakan bahwa Bupati dan dirinya belum bisa memberi tambahan tenaga ASN, karena di kantor sekretariat daerah juga masih kekurangan tenaga ASN.

“Kami di kantor juga kekurangan tenaga ASN,” katanya.

Wihelmus, usai kegiatan itu mengatakan kepada Floresa.co bahwa sekretariat Bawaslu Matim sangat membutuhkan tambahan tenaga ASN.

“Kami hanya tiga orang ASN di sini. Jadi, masih butuh tambahan, supaya bisa membantu menyelesaikan kerja-kerja sekretariat Bawaslu,” ujarnya.

Ia mengatakan sangat mengharapkan tambahan tenaga itu, meskipun Wabup Matim mengatakan bahwa pihaknya belum bisa menjawab permintaan pihak sekretariat Bawaslu kabupaten itu.

Masyarakat Diminta Lapor ASN Yang Terlibat Politik Praktis

Dalam memaparkan materi tentang Netralitas ASN dalam Pemilu, Wabup Stefanus meminta agar masyarakat jangan takut melapor ASN yang terlibat dalam politik praktis.

Namun, kata dia, laporan itu tentunya harus didukung dengan bukti-bukti yang valid, sepeti foto, video dan bukti lain yang bisa dipertanggungjawabkan di depan hukum.

“Mari kita sama-sama awasi Pemilu ini, agar berjalan dengan baik,” katanya.

Ia juga meminta pihak Bawaslu Matim untuk berkoordinasi dengan pihak KPU terkait penerangan di TPS.

“Kita di Manggarai Timur ini, masih banyak wilayah-wilayah yang belum dialiri listrik. Tolong Bawaslu dan KPU perhatikan ini. Sehingga, kalau proses perhitungan suara sampai malam, tidak terjadi kendala,” ujarnya.

Rosis Adir/Floresa