Salah satu grup penari saat membawakan tarian "Pemilu" di Halaman Kantor Bupati Mabar pada Sabtu, 6 April 2019. (Foto: Floresa).

Labuan Bajo, Floresa.co – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar kegiatan “Pemilu Run” di Labuan Bajo pada Sabtu, 6 April 2019. Acara itu dibuat KPU Mabar untuk meningkatkan pertisipasi pemilih di kabupaten itu.

“Pemilu Run merupakan satu dari sekian banyak strategi KPU Manggarai Barat untuk meningkatkan partisipasi masyarakat untuk terlibat dalam pemilu,” kata Ketua KPU Mabar, Robertus F Din kepada Floresa.co usai acara tersebut.

Adapun kelompok yang mengambil bagian dalam kegiatan itu ialah lingkup SKPB Mabar, Polres Mabar, Brimob, TNI, Bawaslu, siswa-siswi dari beberapa tingkatan sekolah, mahasiswa Politeknik El-Bajo serta beberapa komunitas yang berbasis di kota itu.

Dimulai sekitar pukul 06.00 Wita, peserta berlari santai menempuh beberapa titik di dalam kota Labuan Bajo. Mulai dari Halaman Kantor Bupati Mabar lalu ke Langka Kabe – Sernaru – Lancang – Wae Bo – Kantor KPU Mabar – Polres Mabar – dan kembali berkahir di Kantor Bupati Mabar.

Setelahnya, digelar berbagai acara, seperti pementasan musik, tari-tarian, paduan suara dan lainnya.

Robertus berharap, penyelenggaraan kegiatan itu, selain media untuk mengajak masyarakat memilih, lebih dari itu, masyarakat juga diajak untuk mengawal proses pemilu tersebut.

“Kalau bisa turut mengawasi proses, dan juga menjaga keamanan dan kedamaian di Tempat Pemungutan Suara (TPS),” kata Robertus. 

Sementara itu,  Kapolres Mabar, Juisa Kusumowardono berharap agar semua lapisan masyarat kabupaten itu menjaga ketertiban dan keamanan pada Pemilu nati sebagai bentuk dukungan kepada KPU sebagi penyelenggara.

“Tetap berpikiri jernih, hindari pikiran negarif, baik bersifat cenderung hoaks, apalagi menggunakan ujaran kebencian dan SARA, serta memprovokasi pelaksanaan pemilu,” kata Julisa.

“Mari ciptakan pemilu yang aman dan sejuk, sehingga memberikan iklim demokrasi di Indonesia dan lebih khusus di Manggarai Barat,” tambahnya. 

Pengumuman dan pembagian hadiah lomba tari. (Foto: Floresa).

Senada dengan Julisa, Bupati Mabar Agustinus Dula berterima kasih kepada KPU Mabar yang telah menyelenggarakan kegitan itu. Menurutnya, langkah itu telah memperkaya pengetahuan masyarakat terkait Pemilu sehingga harapannya masyarakat bisa menjadi pemilih yang berdaulat.

“Terima kasih kepada KPU yang telah menyelenggarakan ini yang tentu tujuannya baik. Dan partisipasi masyrakat juga menandakan bahwa kita siap untuk menyongsong Pemilu pada 17 April nanti,” katanya.

Sebelumnya, berbagai kegiatan juga dilakukan oleh KPU Mabar yang tujuannaya meningkatkan partisipasi pemilih di kabupaten itu, antara lain, pentas seni, sosialisasi ke kampung-kampung, sosialisasi kepada kaum pinggiran serta anak sekolah.

Selain itu, sosialisasi juga diberikan kepada juga kepada penyandang disabilitas, tokoh masyarakat dan perempuan.

“Bahkan kita punya relawan demokrasi yang bergerak menyampaikan informasi Pemilu,” kata Robertus.

Sekitar pukul 11.00 Wita, rangkaian acara ditutup dengan membagikan hadiah kepada pemenang perlombaan serta doorprize kepada peserta yang hadir.

ARJ/Floresa