Beberapa siswa dari Munda, Desa Gunung Baru saat melintasi sungai Wae Mokel.( Foto: Istimewa).

Borong, Floresa.co Bupati Manggarai Timur, Andreas Agas berencana untuk mengerjakan jembatan Wae Mokel pada ruas jalan Mbata-Munda-Lete, Desa Gunung Baru, Kecamatan Kota Komba, pada tahun depan.

“Catat. Saya bicara di depan ketua DPRD dan Pak Sekda, jembatan Wae Mokel di Munda, akan kami bangun tahun depan,” kata bupati Agas di hadapan ratusan masyarakat saat peresmian gedung Puskesmas Wae Lengga, Kamis, 28 Maret 2019.

Selama ini, warga Munda di Desa Gunung Baru, memang selalu mengeluhkan kondisi ruas jalan itu.

Pasalnya, selain jalanan yang licin dan becek, derasnya arus sungai Wae Mokel menyulitkan mereka untuk melintas jika hendak mengikuti perayaan natal di pusat paroki di Mbata, Desa Rana Mbata; atau saat mereka ke Borong dan ke tempat lain pada musim hujan.

Kondisi itu menyebabkan warga terpaksa melintasi jalur itu karena jarak tempuh jika ke Borong, ibukota Manggarai Timur, lebih dekat, bila dibandingkan jika mereka melalui jalur Lete-Wae Lengga-Borong.

Selain itu, jalur itu selalu dilintasi oleh siswa-siswi dari Munda yang mengenyam pendidikan di SMAN 4 Kota Komba di Mbata dan SMA Pancasila Mukun.

Tahun ini, lanjut Agas, pihaknya membangun jembatan Wae Mokel pada ruas jalan Watu Rajong-Lendo, Desa Gunung Baru.

“Saya tidak mau ingkari janji saat kampanye. Makanya, kami bangun jembatan (Wae Mokel) di Lendo, tahun ini,” katanya.

Menurutnya, di Kecamatan Kota Komba, Gunung Baru merupakan desa yang masih terbelakang dari aspek pembangunan infrastruktur jalan.

Sehingga, lanjutnya, ia dan Wakil Bupati, Stefanus Jaghur akan memperhatikan jalan ke desa tersebut pada dua tahun pertama kepemimpinan mereka.

“Kami punya komitmen untuk bangun jalan lapen (lapisan penertrasi) 10 kilometer per kecamatan per tahun,” katanya.

“Kami juga sudah bersepakat dengan para kepala desa agar Dana Desa bisa bangun satu kilometer jalan lapen per tahun,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Agas juga menyebut, Kecamatan Elar Selatan, pada tahun ini, mendapat bonus pembangunan.

Pasalnya, kata dia, selain pembangunan jalan lapen 10 Km, Pemkab Matim juga mengaspalkan ruas jalan Wae Lengga-Rita Pada-Sopang Rajong, pada tahun ini.

Ruas jalan Wae Lengga-Rita Pada-Sopang Rajong, merupakan ruas jalan kabupaten yang menghubungkan Elar Selatan dengan Kecamatan Kota Komba, yang selama ini hanya dilapisi batu telford.

Ruas tersebut merupakan  akses  yang paling singkat, apabila warga Elar Selatan menuju pelabuhan Wae Wole dan Aimere atau sebaliknya.

Selain itu, katanya, tahun ini, Pemerintah Provinsi juga akan memperbaiki ruas jalan Watu Cie-Mukun-Mbazang di Wilayah Elar Selatan.

“Bulan Mei (2019), akan dilakukan acara ‘peletakan batu’ pembangunan jalan itu di Mamba (Elar Selatan),” katanya.

ARJ/Floresa