Labuan Bajo, Floresa.co – Beberapa Komunitas Pemuda berbasis di Labuan Bajo, Manggarai Barat (Mabar), NTT akan kembali menggelar penggalangan dana untuk korban bencana di wilayah itu pada Sabtu malam, 16 Maret 2019.

Kegiatan yang digelar di Kuliner Kita-Kita Kampung Ujung, Labuan Bajo itu dihadiri oleh Sant’Egidio, Pemuda Lintas Agama, Komunitas Fotografi Labuan Bajo, Flores Komodo Ninja Club (SPMB), Serikat Pemuda Manggarai Barat (SPMB), dan Ani’s Foundation.

Menurut Boe Berkelana, yang akan tampil sebagai pembawa acara dalam kegiatan itu, tema kegiatan itu masih seperti pekan lalu, Sabtu, 9 Maret di mana seluruh komunitas itu juga bahu-membahu menggalang dana.

“Tema kegiatan sebentar malam masih sama seperti tema kegiatan pekan lalu. “Fundraising Night for Natural Disaster Relief”, malam penggalangan dana untuk korban bencana banjir dan longsor,” kata Boe.

Acara akan diisi dengan pameran foto, pertunjukan musik, pembacaan puisi, penampilan dan pertunjukan partisipatif dari pengunjung.

“Pekan lalu, kegiatan yang sama berhasil mengumpulkan donasi sebanyak Rp. 10.024.000 dari para pengunjung. Semua donasi yang terkumpul sudah disalurkan ke warga terdampak,” kata Boe.

“Malam Minggu bersama semangat keluarga-keluarga kita yang terdampak bencana,” tutupnya.

Bencana longsor yang terjadi di Culu, Desa Tondong Belang, Kecamatan Mbeliling memakan delapan korban jiwa. Selain itu, rumah dan lahan warga, baik di Culu dan beberapa kampung tetangga di desa itu juga diterjang lonsor.

Sementara, jalan TransFlores, jalur Labuan Bajo – Ruteng walaupun pada Kamis, 14 Maret lalu, akses sudah dibuka, tetap saja, di beberapa titik longsor masih susah untuk dilintasi.

Selain itu, di beberapa titik di Labuan Bajo dan sekitarnya banjir merendam lahan pertanian dan perkampungan warga hingga puluhan keluarga mengungsi.

ARJ/Floresa