Salah satu tiang listrik di wilayah Desa Tondong Belang, Mbeliling, Mabar yang roboh pasca bencana longsor yang merjang wilayah itu pada Kamis, 7 Maret lalu. (Foto: Floresa).

Labuan Bajo, Floresa.co – Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Labuan Bajo, tengah berupaya memulihkan jaringan listrik menuju Kampung, Culu, Desa Tondong Belang, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Tenggara Timur (NTT).

Pasalnya, pasca bencana longsor yang terjadi pada Kamis, 7 Maret 2019 lalu, aliran listrik ke Culu dan beberapa wilayah di sekitarnya putus total.

“Target hari ini Selesai. Semoga dimudahkan dan dilancarkan,” kata Manager UPL PLN Labuan Bajo Dwi Ayu kepada Floresa.co, Jumat 15 Maret 2019.

Menurut Ayu, pasca longsor dan banjir di beberapa titik di sekitar Kota Labuan Bajo itu, terdapt 153 gardu terputus. Pihak PLN pun bertindak cepat. Dan, pada, Rabu 13 Maret lalu, 152 di antaranya sudah dibereskan.

Sedangkan satu sisanya menunggu perampungan pembukaan akses jalan TransFlores yang diterjang longsor, tepatnya di Wae Kantor, Desa Tondong Belang.

Adapun jumlah pelanggan yang terkoneksi dengan gardu terakhir yang belum dibereskan itu ialah 35.

“PLN dari segi material untuk pemulihan sudah disediakan namun pengerjaannya masih menunggu pembukaan akses jalan,” pungkasnya.

Kepala UPL PLN Labuan Bajo, Dwi Ayu

ARJ/Floresa

Advertisement