Bupati dan Wabup Mabar, Gusti Dula - Maria Geong bersama pihak KPP Pratama dan KP2KP Labuan Bajo di Kantor Bupati Mabar, Senin 11 Maret 2019.

Labuan Bajo, Floresa.coKantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Ruteng dan KP2KP Labuan Bajo, menggelar pekan panutan penyampaian surat pemberitahuan (SPT) pajak penghasilan (PPh) orang pribadi secara elektronik di Kantor Bupati Manggarai Barat (Mabar), NTT pada Senin, 11 Maret 2019.

Kegiatan itu ditandai dengan penyerahan secara simbolis bukti penerimaan elektronik SPT PPh orang pribadi tahun 2018 milik Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat (Mabar), Agustinus CH Dula – Maria Geong di ruang kerja Bupati Dula, pada Senin, 11 Maret 2018.

Ketua KPP Pratama Ruteng, Mariot Pahala Sihaan mengapresiasi Bupati Dula dan Wabup Maria Geong yang sudah menjadi contoh wajib pajk di kabupaten itu, baik masyarakat biasa maupun ASN, TNI maupun Polres agar aktif menyerahkan SPT PPh orang pribadi karena sudah memasukkan SPT tahunan sebelum jatuh tempo.

“Bersyukur karena bupati dan wakil bupati telah memasukkan surat pemberitahuan tahunan (SPT) PPh tahun 2018 sebelum jangka waktu yang jatuh tanggal 31 Maret 2019,” kata Mariot kepada Floresa.co, Senin 11 Maret 2019.

Menurut Mariot, kesadaran sebagai wajib pajak harus mulai dari pimpinan. Maka, ia berharap langkah Bupati Dula dan Wabup Maria Geong bisa menjadi contoh bagi masyarakat luas.

“Kami harapkan dapat dicontoh oleh masyarakat lain bahwa kewajiban kenegaran kita memasukkan SPT pajak dan melaporkan data-data penghasilan kita dengan benar telah disampaikan oleh pimpinan daerah kita,” jelasnya.

“Termasuk kami himbau para ASN, TNI POLRI, DPRD segera memasukkan SPT-nya tanpa menunggu waktu jatuh tempo memasukkan SPT tanggal 31 Maret 2019,” tambahnya.

Sementara Bupati Dula berharap warga Mabar memiliki kesadaraan sebagai wajib pajak sehingga sesegera mungkin melaporkan SPT PPh orang pribadi.

“Orang bilang, orang bijak orang yang taat pajak dan kami sudah mencontohi, saya bupati dan wakil bupati,” tambahnya.

Selain itu, ia juga meminta agar jajaran di lingkup Pemda Mabar serta DPRD juga mengambil langkah yang sama.

“Apalagi pendapatan negara kita ini sangat tergantung sama pajak. Oleh karena itu, Manggarai Barat, bila perlu saya nyatakan siap untuk seluruh ASN, untuk seluruh wajib pajak Manggarai Barat ini siap membayar pajak,” pungkasnya.

Dula menambahkan, Pemda Mabar juga membuka peluang untuk bekerja sama dengan pihak KPP Pratama dalam hal melancarkan penagihan pajak di wilayah yang dipimpinnya itu.

“Saya rasa KPP Ruteng harus bekerja sama dengan tiga bupati ini. Manggarai Barat, Manggarai Timur dan Manggarai supaya kita sama-sama mengatasi kondisi-kondisi yang merugikan negara,” ungkapnya.

Sedianya, acara pekan teladan itu melibatkan banyak pejabat di lingkungan Pemda Mabar, Forkompinda dan pejabat instansi vertikal, namun batal karena musibah bencana banjir dan longsor yang menimpa beberapa wilayah di kabupaten itu.

ARJ/Floresa

Advertisement